PIRU, MALUKU – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Wai Nawayaya, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini telah rampung. Kehadiran infrastruktur penghubung tersebut disambut penuh sukacita oleh pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat yang selama puluhan tahun mendambakan akses penyeberangan yang lebih mudah dan aman, Kamis (05/11).
Rampungnya pembangunan jembatan yang mendapat dukungan TNI melalui Kodam XV/Pattimura itu menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya warga Negeri Lumahpelu, Makububui, Sukaraja, dan Sekasale.
Secara fisik, Jembatan Merah Putih kini telah berdiri dengan konstruksi beton yang kokoh. Bagian lantai jembatan tampak telah selesai dikerjakan, dilengkapi pembatas di kedua sisi yang dicat dengan kombinasi warna merah dan putih. Penataan tersebut memberikan tampilan yang rapi sekaligus mempertegas identitas Jembatan Merah Putih sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Foto kondisi terkini jembatan memperlihatkan konstruksi utama telah terbentuk dan dapat menghubungkan akses di kedua sisi kawasan Wai Nawayaya. Di tengah lingkungan yang dikelilingi pepohonan kelapa dan vegetasi khas pedesaan, jembatan ini menjadi infrastruktur penting yang diharapkan membuka mobilitas masyarakat secara lebih luas.
Camat Taniwel Timur, Thomas Mawene, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, atas perhatian dan dukungan TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat melalui pembangunan jembatan tersebut.
Menurut Mawene, pembangunan Jembatan Merah Putih bukan sekedar menghadirkan akses penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses penyeberangan.
Kondisi tersebut selama ini berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari, kegiatan ekonomi, hubungan sosial, hingga akses pendidikan bagi anak-anak sekolah yang harus melintasi jalur tersebut.
Karena itu, rampungnya pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi empat negeri di Kecamatan Taniwel Timur. Infrastruktur tersebut diharapkan memperpendek keterisolasian wilayah, memperlancar transportasi masyarakat, serta memberikan rasa aman dan kemudahan bagi para pelajar dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
“Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Negeri Lumahpelu, Makububui, Sukaraja, dan Sekasale, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Pangdam XV/Pattimura atas perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kami,” ungkap Mawene.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat di wilayah pedesaan yang selama ini membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur dasar.
Bagi masyarakat, jembatan itu bukan sekedar bangunan fisik dari beton, melainkan simbol terbukanya akses, hadirnya harapan, serta peluang untuk meningkatkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Lebih jauh, Mawene secara khusus menyampaikan harapan agar Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, berkenan hadir langsung di Kecamatan Taniwel Timur untuk meresmikan Jembatan Merah Putih yang telah rampung dibangun tersebut.
Menurutnya, kehadiran Pangdam dalam peresmian nantinya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sekaligus momentum bersejarah bagi empat negeri yang akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur tersebut.
“Kami tentu sangat berharap Bapak Pangdam dapat hadir langsung untuk meresmikan jembatan ini. Kehadiran beliau nantinya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kami, sekaligus menjadi momentum bersejarah bagi empat negeri yang akan merasakan manfaat dari pembangunan ini,” harapnya.
Mawene menambahkan, masyarakat Taniwel Timur menyambut baik perhatian dan kepedulian TNI terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan. Menurutnya, pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses transportasi, merupakan bentuk pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.
Dengan rampungnya Jembatan Merah Putih di Wai Nawayaya, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap terbukanya konektivitas yang lebih baik di Kecamatan Taniwel Timur. Kehadiran jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat hari ini, tetapi juga membuka jalan bagi masa depan generasi muda di empat negeri tersebut.
Kini, masyarakat menantikan satu momentum penting berikutnya, yakni kehadiran Pangdam XV/Pattimura untuk meresmikan jembatan yang telah lama menjadi harapan warga tersebut.***














Komentar