Maluku Integrated Port: Pusat Distribusi Logistik Strategis untuk Indonesia Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 05:32 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Rencana pengembangan Pelabuhan Ambon Terpadu menjadi Maluku Integrated Port bukan sekadar perluasan area pelabuhan semata. Pelabuhan yang akan dibangun di Waisarisa, Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ini dirancang sebagai pusat distribusi logistik utama untuk kawasan Indonesia Timur.

Penetapan Maluku Integrated Port sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025-2029 semakin memperkuat peranannya. Keputusan ini telah resmi ditandatangani oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama 76 proyek strategis lainnya.

Transformasi Logistik Indonesia Timur

Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dalam wawancara eksklusif mengungkapkan bahwa ke depan, Pelabuhan Yos Sudarso di Kota Ambon hanya akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang. Aktivitas bongkar muat peti kemas sepenuhnya akan dialihkan ke Maluku Integrated Port.

Baca Juga :  Berhitu Kembali Raih Emas di Malaysia, Atlet Asal Maluku Harumkan Ambon - Indonesia pada SAMOC 2026

“Seluruh peti kemas akan dipindahkan ke Pelabuhan Waisarisa. Dengan konsep ini, Maluku Integrated Port akan menjadi pusat logistik utama untuk wilayah timur, termasuk Papua. Distribusi logistik tidak lagi harus melalui Pelabuhan Surabaya,” ujar Vanath.

Sebagai pusat distribusi strategis, Maluku Integrated Port juga akan mengoptimalkan sistem transportasi kapal RoRo (Roll-on/Roll-off) guna mendukung pengiriman peti kemas langsung ke kabupaten dan kota di Maluku. Dengan demikian, distribusi logistik menjadi lebih efisien dan terintegrasi.

Dukungan Infrastruktur dan Ekonomi

Maluku Integrated Port akan dibangun di lahan bekas pabrik plywood PT Djayanti Group milik pengusaha Tomy Winata.

Baca Juga :  KNPI SBB Dorong Kepastian Tapal Batas SBB-Malteng Tanpa Mengusik Hak Ulayat

Menurut Vanath, Gubernur Maluku telah berkoordinasi dengan pemilik PT Djayanti Group dan telah memperoleh izin penggunaan lahan untuk proyek ini.

“Kami membutuhkan area sekitar 500 hektare, karena selain untuk bongkar muat barang, kawasan ini juga akan menjadi pusat aktivitas ekonomi, perikanan, industri, distribusi, perdagangan, dan pengelolaan logistik dalam satu lokasi,” jelasnya.

Dengan pengembangan ini, Maluku berpotensi menjadi pusat ekonomi baru bagi Indonesia Timur. Vanath berharap seluruh masyarakat Maluku mendukung realisasi proyek ini demi kemajuan ekonomi daerah dan nasional.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru