Dorong Semangat Reintegrasi Sosial, Warga Binaan Lapas Wahai Ikut Upacara Sumpah Pemuda

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:01 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus mendorong peningkatan program pembinaan bagi warga binaan yang kali ini mengikuti kegiatan Upacara Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Selasa (28/10). Melalui tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’, diharapkan warga binaan terus berpartisipasi aktif dalam menjalin persatuan dan kebersamaan mengikuti berbagai program pembinaan untuk memberi semangat menjelang reintegrasi sosial.

Kepala Lapas (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, dalam amanatnya mengatakan bahwa keterlibatan warga binaan dalam upacara Sumpah Pemuda merupakan bentuk pengakuan bahwa meski sebagai pelanggar hukum namun mereka juga bagian dari warga negara Indonesia yang patut didorong semangatnya untuk cinta tanah air dan bangsa.

“Kami melibatkan warga binaan dalam upacara ini karena sangat relevan dengan salah satu program pembinaan kepribadian yaitu kesadaran berbangsa dan bernegara, guna pembaruan karakter dan semangat nasionalisme,” ungkap Tersih.

Hal tersebut dibuktikan dengan keterlibatan warga binaan secara langsung dalam rangkaian upacara yakni sebagai pembaca naskah UUD 1945 dan pembawa doa.

Lebih lanjut, Kalapas mengatakan bahwa ada tiga nilai dari peringatan Sumpah Pemuda yang terkandung dalam program Pembinaan di Lapas yaitu Persatuan dan Kesatuan, Nasionalisme, dan Perubahan Perilaku.

“Semangat persatuan yang menyatukan warga binaan dari berbagai latar belakang, diimplementasikan dalam Lapas untuk membangun kerukunan di antara warga binaan. Nilai nasionalisme melalui pembinaan di Lapas menanamkan kembali rasa cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa serta mendorong mereka untuk berkontribusi positif setelah bebas. Sedangkan Perubahan perilaku sebagaimana tujuan pemasyarakatan menjadi landasan motivasi bagi warga binaan untuk bertaubat dan memperbaiki diri,” jelasnya.

Usai upacara, Kasubsi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menambahkan bahwa pelaksanaan upacara Sumpah Pemuda juga menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air kepada warga binaan. Ini bentuk nyata bahwa proses pembinaan tidak hanya soal keterampilan, tetapi juga pembentukan moral dan nasionalisme melalui pembinaan kepribadian,” tambah Merpaty.

Salah seorang warga binaan yang ikut dalam upacara, berinisial SS, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Momen ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap cinta tanah air, merubah sikap dan perilaku serta berusaha menjadi warga masyarakat yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Baca Juga :  BRI Ambon Serahkan Simbolis Klaim Asuransi Meninggal Dunia Nasabah AMKKM BRILife

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasinya atas langkah Lapas Wahai yang tidak hanya melibatkan para petugas sebagai peserta upacara namun juga merangkul warga binaan.

“Ini adalah hal yang sangat positif. Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, Lapas Wahai telah menunjukan upaya dalam menanamkan semangat persatuan, kebersamaan dan kerja sama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis sesuai salah satu program Asta Cita Presiden RI, sehingga nilai-nilai kebangsaan dapat terus hidup dalam setiap langkah pembinaan warga binaan menuju reintegrasi sosial,” puji Ricky.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru