Memantau Pergerakan Sekwan SBB Jelang 18 Februari: Transparansi Anggaran Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 04:47 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

  • “Sekwan DPRD SBB jadi sorotan! 30 anggota dewan difasilitasi ke Jakarta untuk pelantikan yang ditunda, tapi bagaimana pertanggungjawaban anggaran? Publik menanti transparansi: akankah ada penjelasan atau justru polemik semakin besar?”

Oleh: Muhammad Fahrul Kaisuku

Ambon, Maluku– SEHARUSNYA menjadi saksi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada 6 Februari 2025. Namun, agenda itu batal digelar dan diundur ke 18 Februari mendatang.

Di balik penundaan tersebut, ada pergerakan yang menjadi sorotan: 30 anggota DPRD SBB bertolak ke Jakarta, difasilitasi oleh Sekretaris Dewan (Sekwan). Kini, publik mulai mempertanyakan transparansi perjalanan dinas ini. Apakah perjalanan tersebut masih relevan pasca-penundaan? Bagaimana pertanggungjawaban anggaran yang digunakan? Sementara masyarakat SBB umumnya mengetahui kehadiran mereka dalam rangka agenda pelantikan, Bupati Wakil Bupati.

Perjalanan Dinas yang Dipertanyakan

Sebagai wakil rakyat, kehadiran anggota DPRD dalam pelantikan kepala daerah tentu penting. Namun, ketika jadwal pelantikan bergeser, perjalanan mereka ke Jakarta pun menimbulkan tanda tanya besar.

Seorang sumber dari lingkungan pemerintahan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa rombongan DPRD berangkat dengan tujuan menghadiri pelantikan. Namun, ketika acara tersebut ditunda, muncul pertanyaan: apakah mereka akan kembali ke daerah sebelum tanggal 18 Februari atau tetap berada di Jakarta selama hampir dua pekan?

“Kalau mereka tetap di Jakarta, apa kegiatan produktif yang mereka lakukan? Apakah ini murni perjalanan dinas atau ada hal lain?” ujar seorang pengamat kebijakan publik.

Selain itu, penting untuk mempertanyakan bagaimana biaya perjalanan ini dipertanggungjawabkan. Berapa besar anggaran yang sudah dikeluarkan? Apakah ada pengawasan terkait penggunaannya?

Transparansi Administratif yang Dinanti

Setiap perjalanan dinas pejabat negara harus memiliki urgensi dan manfaat yang jelas bagi daerah yang mereka wakili. Jika keberangkatan ini hanya untuk menghadiri pelantikan yang tertunda, maka ada kewajiban untuk menjelaskan bagaimana anggaran perjalanan ini dikelola.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Sekwan DPRD SBB mengenai status keberangkatan mereka pasca-penundaan. Masyarakat berhak mengetahui apakah mereka akan kembali ke SBB dan berangkat kembali menjelang pelantikan atau tetap tinggal di Jakarta.

Memantau Pergerakan Sekwan Jelang 18 Februari

Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada anggota DPRD, tetapi juga pada pergerakan Sekwan yang bertanggung jawab atas perjalanan dinas ini. Bagaimana langkah Sekwan dalam memastikan penggunaan anggaran tetap sesuai prosedur? Apakah ada keputusan baru terkait keberadaan para anggota DPRD di Jakarta?

Memasuki hari-hari menuju 18 Februari, publik akan terus memantau apakah ada kebijakan baru atau transparansi yang lebih baik dalam laporan perjalanan dinas ini. Jika tidak ada kejelasan, bukan tidak mungkin hal ini akan menjadi polemik yang lebih besar di kemudian hari.

Masyarakat menunggu jawaban. Akankah ada penjelasan terbuka mengenai perjalanan ini, atau justru pertanyaan publik dibiarkan menggantung tanpa kepastian?***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT