Gubernur Maluku Tinjau Unit Desalinasi Undip untuk Pasokan Air Tawar di Daerah Terpencil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 02:35 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jepara – Peduli kepada masyarakat Maluku di daerah terpencil, dengan akses air tawar layak konsumsi yang terbatas, maka Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengunjungi lokasi unit desalinasi bertenaga surya yang menggunakan reverse osmosis untuk pasokan air tawar di daerah terpencil, berpusat di Kampus Universitas Diponegoro, Jepara, Jawa Tengah, pada Selasa (10/6/2025).

Proyek ini merupakan hasil penelitian kolaboratif Australian National University dan Universitas Diponegoro, dengan tujuan untuk menciptakan sistem filtrasi membran percontohan untuk desalinasi air payau atau air laut menggunakan reverse osmosis dengan mengutamakan penggunaan tenaga surya.

Dalam peninjauan tersebut Lewerissa turut didampingi oleh Mantan Gubernur Maluku Said Assagaff, serta para peneliti dari Universitas Diponegoro yakni Prof. Hadiyanto, Prof. I Nyoman Widiasa, serta unsur terkait.

Saat diwawancarai Gubernur Maluku menjelaskan bahwa tujuan pihaknya datang adalah untuk melihat instalasi salinisasi proses untuk mengolah air laut atau air payau menjadi air tawar yang layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Lebih lanjut ia menerangkan fasilitas ini penting untuk ditinjau, karena pihaknya sadar betul di Maluku ada pulau-pulau yang akses air bersihnya itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ada wilayah-wilayah yang memang tidak mudah memperoleh air bersih untuk dikonsumsi masyarakat, Pemerintah tentu harus melihat ini sebagai suatu kesempatan memberikan jalan keluar kepada mereka,” tegasnya.

Lewerissa mengatakan bahwa teknologi ini tidak terlalu mahal dari segi biaya, serta listriknya berasal dari tenaga surya, dan investasinya juga tidak seperti yang dikhawatirkan karena tidak terlalu mahal, dan sebenarnya terjangkau untuk bisa dibiayai oleh Pemerintah Daerah Maluku.

“Kehadiran kami di sini selain bertemu dengan Prof. Nyoman yang menangani proyek, kami juga berkesempatan membangun dialog dengan beliau, yang mana membuka kesempatan untuk putra-putri kami dikirim dan berlatih di sini,” tambahnya.

Baca Juga :  Instruksi Pj Bupati, 6 Korban Kecelakaan Speed Boat 5 Bersaudara di Manipa Ditemukan Selamat

Gubernur menjelaskan, kedepannya nanti Universitas Diponegoro akan bekerjasama dengan Universitas yang ada di Ambon, untuk bekerjasama sehingga bisa mendidik putra-putri daerah, mahasiswa-mahasiswa di kampus untuk menguasai teknologi ini.

“Ini tidak sulit sebenarnya tetapi kalau dikuasai maka suatu saat kita tidak harus tergantung selalu dengan tenaga pendidik dari Universitas Diponegoro, karena Maluku punya putra-putri, sumber daya manusia yang bisa mengoperasikan fasilitas ini,” terangnya.

Ia juga berterimakasih sekali kepada Prof Nyoman dan Prof Hadiyanto, yang memfasilitasi dirinya untuk bisa hadir dan melihat secara langsung bagaimana processing air laut atau air payau menjadi air tawar yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru