Mahasiswa di Ambon Gelar Aksi Demo Perihal Pernyataan Kontroversial Wagub Abdullah Vanath

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:19 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku pada Kamis (31/7), menuntut penonaktifan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath (AV), atas dugaan penistaan agama.

Aksi yang dimulai pukul 11.45 WIT tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Sahrul Soulissa dan Mahmud Bahta.

Massa aksi membawa satu unit mobil pikap, dilengkapi dengan sound system dan sejumlah atribut organisasi, termasuk bendera HMI dan KAMMI.

Terpantau, aparat kepolisian bersama Satpol PP Provinsi Maluku tampak melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi demonstrasi.

Dalam orasinya, para mahasiswa menilai pernyataan Abdullah Vanath telah berulang kali melukai perasaan umat Muslim di Maluku.

Mereka menyebut pernyataan tersebut sarat unsur penistaan agama dan hingga kini belum ada langkah tegas dari aparat penegak hukum.

Menurut massa aksi, ini bukan kali pertama Vanath mengeluarkan pernyataan kontroversial. Mereka menuding sikap diam pemerintah dan aparat hukum terhadap persoalan ini menunjukkan ketimpangan dalam penegakan hukum.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tiga tuntutan utama:

  1. Mendesak Menteri Dalam Negeri untuk segera menonaktifkan Abdullah Vanath dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Maluku.
  2. Meminta Polda Maluku menegakkan hukum secara adil dan tanpa diskriminasi.
  3. Mendesak pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan penistaan agama yang telah dilayangkan oleh Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) pada 29 Juli 2025.

Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan melanjutkan pelaporan resmi kepada kepolisian sebagai respons atas sikap pasif pemerintah daerah terhadap persoalan ini.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pemkab SBB Turun ke Pasar Piru

Dalam orasi-orasinya, massa juga melontarkan kritik terhadap gaya kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, yang dinilai kurang responsif terhadap isu-isu keagamaan yang sensitif di tengah masyarakat majemuk.

Aksi kemudian dilanjutkan ke Mapolda Maluku dengan tuntutan serupa, yakni mendesak pemeriksaan hukum terhadap Abdullah Vanath.

Pernyataan Wakil Gubernur tersebut sebelumnya juga mendapat sorotan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, yang menyerukan agar pejabat publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan di tengah masyarakat yang plural.

Demonstrasi berakhir pada pukul 13.30 WIT dalam kondisi aman dan tertib, dengan pengawalan dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru