Pemuda Maluku Kecewa Pemda SBB Biarkan Investasi Ratusan Miliar Pergi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 20:13 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Keputusan PT Spice Islands Maluku (PT SIM) untuk menghentikan operasinya di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) memicu gelombang kekecewaan, termasuk dari kalangan pemuda pemerhati investasi di Maluku.

AlMuhajir S. Miru, salah satu tokoh muda yang aktif memantau perkembangan investasi di daerah, menyayangkan langkah Pemerintah Daerah SBB yang dinilai gagal memberikan kepastian hukum bagi investor.

“Ini bukan sekadar soal satu perusahaan hengkang, ini soal sinyal buruk yang kita kirimkan ke dunia luar. Investor telah menggelontorkan dana sekitar Rp600 miliar, tapi justru pulang dengan tangan hampa karena pemerintah daerah tidak mampu menuntaskan persoalan di lapangan,” ujar Miru dengan nada kecewa, Senin (11/8).

Miru menilai, penyelesaian sengketa lahan di Dusun Pelita Jaya yang berlarut-larut mencerminkan lemahnya koordinasi antarinstansi dan kurangnya komitmen Pemda SBB untuk melindungi iklim investasi.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya menjadi fasilitator yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat dan dunia usaha secara adil, bukan malah membiarkan ketidakpastian hukum berlarut-larut.

“Pemda SBB seharusnya hadir sebagai penengah, memastikan hak masyarakat dihormati, tetapi juga memastikan investor tidak merasa terjebak dalam proses yang tak berkesudahan. Kalau seperti ini, siapa lagi yang mau menanam modal di sini?” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepergian PT SIM akan meninggalkan efek domino: hilangnya potensi lapangan kerja, terhentinya perputaran ekonomi lokal, dan rusaknya reputasi SBB di mata calon investor lain.

Bahkan ia menilai bahwa kerugian ini bukan hanya ditanggung oleh perusahaan, tetapi juga oleh masyarakat dan daerah secara keseluruhan.

“Kalau Rp600 miliar bisa hilang begitu saja tanpa solusi, berarti ada masalah serius dalam tata kelola pemerintahan daerah kita. Jangan salahkan jika nanti investor lain memilih Maluku Tengah, Ambon, atau daerah lain yang lebih pasti secara hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemda Berjuang Sendiri Perjuangkan MIP di SBB, DPRD Justru Bungkam: Wakil Rakyat Hilang Saat Masyarakat Butuh Suara dan Aksi

Miru mendesak Pemda SBB, khususnya Bupati Asri Arman, untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait alasan dan proses yang membuat PT SIM hengkang.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting agar kasus serupa tidak kembali terulang di Maluku.

“Kita harus jujur melihat ini sebagai kegagalan bersama, tapi yang paling bertanggung jawab adalah pemerintah daerah. Jangan sampai nama baik Maluku sebagai tempat investasi ikut rusak karena kelalaian kita sendiri,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru