SBT, Maluku,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di jalan M. S. Padede, Kota Bula pada Kamis malam.
Bantuan yang bersumber dari Dinas Sosial (Dinsos) SBT itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati SBT, Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena di lokasi kebakaran, Sabtu (10/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos SBT, Sudir Rumanama dihubungi media ini mengungkapkan, bantuan yang mereka bawa itu dibagikan kepada 12 Kepala Keluarga (KK) terdampak musibah.
“Penerima sebanyak 12 KK, penyerahan sekitar jam 12 WIT oleh Pak Wakil Bupati SBT,” ungkap Sudir Rumanama.
Sudir membeberkan, bantuan tersebut berupa kasur, selimut, kids Wear, family kids, terpal, makanan anak, beras, makanan siap saji dan lauk pauk siap saji.
“Buffer stock ini masing-masing satu paket,” bebernya.
Dia berujar, bantuan yang diberikan ini tidak sebanding dengan kerugian yang diakibatkan dari bencana kebakaran tersebut, namun dia berharap bisa membantu memenuhi kebutuhan saat ini.
“Kepada korban dalam bencana ini, kami mohon bersabar menghadapi. Semoga bantuan dari Pemda ini bisa membantu memenuhi kebutuhan saat ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Kebakaran kembali terjadi di Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada Kamis (8/1/2026) malam.
Kebakaran yang terjadi dekat kawasan pertokoan ini menghanguskan sejumlah rumah milik masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) SBT, Hadi Rumbalifar dalam keterangannya menjelaskan, sekitar pukul 23.59 WIT, salah satu masyarakat setempat, Arman Unawekla (56) melaporkan kejadian kebakaran ini kepada pihak Damkar setempat.
Hadi mengungkapkan, setelah menerima laporan, tim dari Damkar SBT langsung bergerak cepat ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
“Pemadaman dipimpin langsung oleh Abdul Haliq Rumeon dengan total personil 35 orang. Tim bersama masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman secara intensif hingga api berhasil dikuasai,” ungkap Hadi Rumbalifar.
Ia membeberkan, dari data sementara, objek terdampak dalam musibah kebakaran ini meliputi kediaman Ahmat Yani Arkian, kediaman Nur Ipalot, 1 Unit Warung Makan, 1 Unit Toko Pakaian, 1 Unit Toko Sepatu dan Lapak Penjual Sayur.
Meski telah mengidentifikasi dampak kebakaran, namun Mantan Camat Bula ini mengaku belum bisa ditaksir kerugian material.
“Total kerugian material belum dapat ditaksir dikarenakan pemilik bangunan masih dalam kondisi trauma,” bebernya. *














Komentar