Gubernur Maluku Buka Festival Hadroh di Hitu, Tekankan Persatuan dan Keamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 02:49 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membuka secara resmi Festival Hadroh dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Negeri Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (5/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak sekitar pukul 20.30 WIT tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat. Sekitar 2.000 warga diperkirakan hadir menyaksikan penampilan 15 grup hadroh yang berasal dari sejumlah negeri dan wilayah di Jazirah Leihitu dan sekitarnya.

Hendrik hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Rampen Lewerissa serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Maluku.

Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Maluku Melkias Mozes Lohh, Asisten III sekaligus Juru Bicara Gubernur Kasrul Selang, Kepala Dinas Perindag Achmad Jais Ely, Kepala Dinas Perhubungan Semuel Estafanus Huwae, anggota DPRD Maluku Ropik Akbar Afifudin, serta sejumlah raja negeri.

Dalam sambutannya, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Negeri Hitu, panitia, peserta, dan seluruh masyarakat yang mendukung pelaksanaan festival tersebut.

Menurut dia, Negeri Hitu dan kawasan Jazirah Leihitu memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan Islam di Maluku. Karena itu, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui seni dan budaya Islami.

Baca Juga :  Pemdes dan Warga Waisarisa Bulatkan Dukungan untuk Maluku Integrated Port

“Hadroh bukan sekadar seni musik tradisional, tetapi juga merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui lantunan syair dan shalawat yang penuh makna,” kata Hendrik.

Ia menilai seni hadroh dapat menjadi media dakwah yang mendorong masyarakat memperkuat keimanan, memperhalus akhlak, sekaligus membangun kehidupan sosial yang dilandasi kasih sayang, toleransi, persaudaraan dan kedamaian.

Hendrik juga mengingatkan bahwa Maluku merupakan rumah bersama bagi masyarakat yang hidup dalam keberagaman. Nilai pela gandong, gotong royong dan persaudaraan, kata dia, merupakan modal sosial yang harus terus dirawat.

Karena itu, Festival Hadroh diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang memperkuat persatuan, kerukunan dan kedamaian masyarakat.

“Melalui festival ini, mari kita tanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kecintaan terhadap tradisi, serta kebanggaan menjadi anak Maluku yang beriman dan berbudaya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga seni dan tradisi lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Maluku.

Menurutnya, menjaga irama, syair dan nilai-nilai yang terkandung dalam hadroh merupakan bagian dari upaya merawat warisan budaya sekaligus memperkuat jati diri masyarakat.

Festival tersebut diikuti 15 kelompok hadroh, masing-masing dengan jumlah peserta sekitar 150 orang. Peserta berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Hitu, Kaitetu, Hila, Batumerah, Larike, Ureng, Galunggung, Tahoku, Tengah, Tanah Rata dan Waiheru.

Baca Juga :  Perkuat Silaturahmi Kapolda Maluku Kunjungi UIN AMSA Ambon

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, pembacaan doa dan laporan panitia, kemudian dilanjutkan sambutan Raja Negeri Hitu Lama dan sambutan Gubernur Maluku sekaligus pembukaan resmi festival.

Raja Negeri Hitu Lama menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat kebersamaan masyarakat.

Besarnya antusiasme masyarakat juga mendapat perhatian dari sisi keamanan. Dengan jumlah pengunjung yang diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel gabungan TNI-Polri.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Leihitu IPTU Chalid Waliulu, didampingi Wakapolsek Leihitu IPDA J.A. Darmapan, S.Tr.K., bersama jajaran Kanit Polsek Leihitu, personel Polsek Leihitu yang ditugaskan, personel Brimob Polda Maluku BKO Polsek Leihitu serta 10 personel TNI AD.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk mobilitas peserta dan masyarakat, berlangsung tertib dan aman.

Festival kemudian dilanjutkan dengan penampilan 15 grup hadroh. Kegiatan berakhir dalam situasi aman, tertib dan terkendali.

Dengan perpaduan nilai keagamaan, seni dan budaya serta pengamanan yang terkoordinasi, Festival Hadroh Maulid Nabi Muhammad SAW di Negeri Hitu menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus momentum memperkuat pesan persaudaraan dan kedamaian di Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru