Misteri Bupati Tanimbar, Sekda Bilang Jakarta, Internal Bilang Singapura

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 12:38 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

TANIMBAR, TrendingMaluku.com – Misteri keberadaan Bupati Kepulauan Tanimbar (KKT), Ricky Jauwerissa, kian memanas. Setelah lebih dari sebulan diduga hilang dari radar publik dan memicu gelombang sindiran di grup WhatsApp, kini muncul informasi baru yang justru bertolak belakang dengan penjelasan resmi Sekda.

Seorang narasumber yang mengaku sebagai internal pemerintah daerah menyebutkan bahwa bupati saat ini sedang berada di luar negeri, tepatnya di Singapura.

“Bupati sedang menemani neneknya yang sakit berobat ke Singapura,” ungkap sumber internal pemda kepada media ini, Minggu (12/4/2026).

Jika informasi ini benar, maka bupati sudah meninggalkan Indonesia sejak sekitar akhir Maret atau awal April 2026, menambah panjang ketidakhadirannya yang sebelumnya disebut berangkat sekitar 9 Maret 2026.

*Kontradiksi dengan Pernyataan Sekda*
Yang membuat publik semakin gerah adalah pernyataan yang saling bertentangan antara narasumber internal tersebut dengan klarifikasi resmi yang diberikan oleh Sekda Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkossu.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi via pesan singkat, Sekda dengan tegas menyatakan bupati sementara di Jakarta.

“Pa Bupati ada ikut rakor dengan Menteri Koordinator Pengembangan Ekonomi mengenai Blok Masela dan beberapa kegiatan audiensi dengan kementerian, serta akan ikut Musrembang Provinsi tanggal 14 April di Ambon.”

Tak ada sepatah kata pun tentang Singapura atau urusan keluarga yang sakit.

Baca Juga :  Disambut Antusias, Michael Wattimena Berbagi Kasih di Pasar Benteng Ambon

Kini publik dihadapkan pada dua versi, versi Sekda; Bupati di Jakarta dan Ambon untuk agenda resmi pemerintah. Sementara versi internal; bupati di Singapura untuk urusan pribadi (menemani nenek berobat).

“Jadi mana yang benar? Apakah Sekda sengaja menutupi atau justru narasumber internal yang salah informasi?” tanya YYI saat diskusi dengan media ini.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat tentang informasi keberadaan bupati ke Singapura, Brampi Moriolkossu Sekda Tanimbar hanya menjawab singkat, “Kalau terkait ini saya tidak tahu.”

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru