TANIMBAR, TrendingMaluku.com – Misteri keberadaan Bupati Kepulauan Tanimbar (KKT), Ricky Jauwerissa, kian memanas. Setelah lebih dari sebulan diduga hilang dari radar publik dan memicu gelombang sindiran di grup WhatsApp, kini muncul informasi baru yang justru bertolak belakang dengan penjelasan resmi Sekda.
Seorang narasumber yang mengaku sebagai internal pemerintah daerah menyebutkan bahwa bupati saat ini sedang berada di luar negeri, tepatnya di Singapura.
“Bupati sedang menemani neneknya yang sakit berobat ke Singapura,” ungkap sumber internal pemda kepada media ini, Minggu (12/4/2026).
Jika informasi ini benar, maka bupati sudah meninggalkan Indonesia sejak sekitar akhir Maret atau awal April 2026, menambah panjang ketidakhadirannya yang sebelumnya disebut berangkat sekitar 9 Maret 2026.
*Kontradiksi dengan Pernyataan Sekda*
Yang membuat publik semakin gerah adalah pernyataan yang saling bertentangan antara narasumber internal tersebut dengan klarifikasi resmi yang diberikan oleh Sekda Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkossu.
Sebelumnya, saat dikonfirmasi via pesan singkat, Sekda dengan tegas menyatakan bupati sementara di Jakarta.
“Pa Bupati ada ikut rakor dengan Menteri Koordinator Pengembangan Ekonomi mengenai Blok Masela dan beberapa kegiatan audiensi dengan kementerian, serta akan ikut Musrembang Provinsi tanggal 14 April di Ambon.”
Tak ada sepatah kata pun tentang Singapura atau urusan keluarga yang sakit.
Kini publik dihadapkan pada dua versi, versi Sekda; Bupati di Jakarta dan Ambon untuk agenda resmi pemerintah. Sementara versi internal; bupati di Singapura untuk urusan pribadi (menemani nenek berobat).
“Jadi mana yang benar? Apakah Sekda sengaja menutupi atau justru narasumber internal yang salah informasi?” tanya YYI saat diskusi dengan media ini.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat tentang informasi keberadaan bupati ke Singapura, Brampi Moriolkossu Sekda Tanimbar hanya menjawab singkat, “Kalau terkait ini saya tidak tahu.”








































































Discussion about this post