Pasca Gesekan di Lermatang, KNPI Tanimbar Minta Timdu Lebih Responsif dan Dengar Keluhan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Alex Belay
Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Alex Belay Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Tanimbar

TANIMBAR, Trending-Maluku.com, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyikapi kondisi terkini pasca terjadinya gesekan di Desa Lermatang, yang beriringan dengan proses pendataan objek dan subjek yang sedang berlangsung di wilayah tersebut .

Ketua KNPI Tanimbar dalam pernyataannya menegaskan bahwa Tim Pendataan (Timdu) seharusnya bekerja lebih responsif dan mengutamakan pendengaran terhadap aspirasi serta keluhan masyarakat setempat.

“Masyarakat telah ikhlas menyerahkan tanahnya kepada negara demi kepentingan pembangunan. Oleh karena itu, negara pun memiliki kewajiban yang setimpal untuk mengakomodasi kepentingan warga. Keinginan mereka tidak ada yang salah,” ujar Ketua KNPI.

Baca Juga :  Sidang Wilayah ke-8, Gubernur Maluku Harap PGIW Mampu Antisipasi Perubahan Zaman

Ia menilai kesalahan muncul ketika aturan diterapkan secara kaku pada situasi yang seharusnya diselesaikan lewat ruang komunikasi yang efektif.

“Yang keliru adalah jika kita memaksakan menempatkan aturan di tengah kondisi yang justru membutuhkan dialog. Ketika ketentuan diposisikan berhadapan dengan harapan masyarakat yang sedang menanti proses pendataan, maka tak terelakkan akan terjadi turbulensi hingga konflik kepentingan,” tambahnya.

Baca Juga :  Diabaikan Pemda, Pemuda Tanimbar berikan dukungan Groudbreaking dengan Gaya Aktivis

Untuk meredakan ketegangan dan mencegah luka batin yang berkepanjangan akibat kebijakan yang kurang bijak, KNPI mengajukan langkah solutif: hentikan sementara aktivitas pendataan, lalu duduk bersama untuk menyamakan persepsi dengan seluruh warga Lermatang.

“Kebijakan harus mampu dikelola demi kepentingan rakyat, bukan sebaliknya. Jangan sampai proses yang diharapkan membawa kemajuan justru meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat yang telah berkorban,” pungkasnya.

Apakah Anda ingin saya sesuaikan gaya bahasa, panjang berita, atau menambahkan unsur keterkaitan dengan isu Blok Masela seperti pada berita sebelumnya?

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru