Seminar Nasional FIPK IAKN Ambon Dorong Transformasi Pendidikan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:34 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Inovasi, Inklusivitas, dan Resiliensi Ekosistem Belajar Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan akademisi, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan, baik secara langsung maupun daring melalui platform Zoom.

Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan di masa depan menuntut adanya perubahan paradigma pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, inovasi pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga mencakup pengembangan metode pembelajaran kreatif, kurikulum yang responsif terhadap perubahan zaman, serta penguatan budaya riset di lingkungan pendidikan tinggi.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika global. Karena itu, inovasi, inklusivitas, dan resiliensi menjadi fondasi penting dalam menyiapkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang pendidikan dan kebijakan publik, di antaranya Dr. Itje Chodidjah, M.A., Eksekutif Chair Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Dr. Onisimus Amtu, M.Pd., Prof. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd. dari Universitas Negeri Semarang, serta Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si.

Berbagai perspektif dan gagasan strategis disampaikan dalam forum tersebut, mulai dari penguatan pendidikan inklusif, pengembangan kompetensi abad ke-21, transformasi sistem pembelajaran, hingga strategi meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Ketua Panitia, Nurlaila Tuanany, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang kolaborasi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan untuk berbagi pengalaman, penelitian, serta praktik terbaik dalam pengembangan pendidikan.

Baca Juga :  Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Iha dan Luhu, Gubernur Serahkan Paket Sembako dan Kacamata Gratis

Ia berharap hasil diskusi dan rekomendasi yang lahir dari seminar tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, IAKN Ambon kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi pendidikan di kawasan Indonesia Timur. Perguruan tinggi keagamaan negeri tersebut terus berupaya memperluas ruang diskusi akademik sekaligus menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi bangsa.

Seminar nasional FIPK IAKN Ambon diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk menyiapkan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru