Piru, Maluku— Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), DPD PAN Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) bersama Barisan Muda (BM) PAN menggelar khitanan massal bagi masyarakat di Dusun Namatotur Wailey, Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PAN yang mengusung semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 50 anak dari wilayah setempat mengikuti khitanan massal yang dirangkaikan dengan pembagian bingkisan kepada seluruh peserta.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Saman Amirudin Patty, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat serta dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dusun Namatotur Wailey, Acham Patty, dan Ketua BPD, Yani Musa. Keduanya menyambut baik kehadiran PAN dan BM PAN melalui kegiatan sosial yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua Fraksi PAN DPRD SBB, Endang Kusumawati, turut hadir memberikan dukungan sekaligus menyampaikan semangat kepada masyarakat dan anak-anak yang mengikuti khitanan massal.
Ketua DPD PAN SBB, Hj. Abd. Rauf Latulumamina, S.Sos., dalam sambutannya menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak dibatasi oleh keterwakilan politik maupun wilayah pemilihan.
Ia mengatakan, meskipun PAN saat ini belum memiliki keterwakilan anggota DPRD dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk membatasi perhatian terhadap masyarakat.
“Meskipun PAN saat ini belum memiliki keterwakilan anggota DPRD dari Wilayah Dapil 2, hal tersebut tidak mengurangi rasa kepedulian dan komitmen kami. Hari ini saya tegaskan, DPD PAN SBB berkomitmen untuk menjadikan Dusun Namatotur Wailey di Desa Latu ini sebagai Desa Binaan PAN,” tegas Rauf.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Komitmen itu sekaligus menjadi penegasan bahwa PAN SBB ingin membangun pola pendampingan yang lebih berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan sosial seremonial.
Melalui komitmen tersebut, PAN SBB akan memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang dapat menjadi bahan perhatian dan perjuangan melalui jalur politik maupun kelembagaan.
Selain kegiatan khitanan massal, Rauf yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD SBB memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog dengan masyarakat. Pertemuan bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama menjadi ruang untuk menyerap berbagai aspirasi serta melihat secara langsung kebutuhan warga Dusun Namatotur Wailey.
Dalam kesempatan tersebut, Rauf juga mengunjungi Masjid Alaudin. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur masjid sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih diperlukan untuk menunjang aktivitas keagamaan masyarakat.
Kebutuhan yang ditemukan di lapangan akan menjadi bahan pemetaan dan proyeksi ke depan, terutama apabila terdapat fasilitas yang masih membutuhkan pembenahan maupun dukungan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Jumat berjamaah di Masjid Alaudin bersama masyarakat setempat. Kehadiran jajaran pengurus PAN dan BM PAN di tengah warga menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Peringatan HUT ke-28 PAN di Namatotur Wailey pun tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi diarahkan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, menyerap aspirasi, dan membangun komitmen pendampingan masyarakat secara berkelanjutan.***














Komentar