Tekan Inflasi, Pemkab SBB Turun ke Pasar Piru

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:31 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku— Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) turun langsung ke Pasar Kota Piru untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok sekaligus mengantisipasi tekanan inflasi daerah.

Operasi pasar yang digelar Rabu (26/8) itu dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) SBB Leverne Alfin Tuasuun, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Djuharia Hamsidi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) SBB Renofaldi, serta perwakilan Polres SBB Iptu Asep Soisa.

Pantauan media ini, tim pemerintah daerah mengecek langsung perkembangan harga sejumlah komoditas pangan strategis, terutama cabai, bawang, beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

Tuasuun mengatakan operasi pasar dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi di SBB.

“Operasi pasar bahan pokok strategis ini dalam rangka menekan dan mengendalikan angka inflasi daerah. Karena itu, kami turun langsung untuk melihat kondisi di Pasar Piru,” kata Tuasuun kepada wartawan, Rabu (26/8).

Baca Juga :  Jumat, 16 Mei 2025: Muscalub HIPMI Buru Fokus pada Kolaborasi Pengusaha Daerah

Menurut dia, cabai menjadi salah satu komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan inflasi di SBB. Selain cabai, harga bawang merah dan bawang putih juga terpantau tinggi, bahkan mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut mendorong Pemkab SBB melakukan intervensi melalui operasi pasar dengan menyediakan sejumlah komoditas dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.

Dalam operasi tersebut, telur dijual sekitar Rp60 ribu per rak, minyak goreng Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per liter, sedangkan beras kualitas medium dipasarkan sekitar Rp19 ribu per kilogram. Untuk sejumlah sayuran, harga masih relatif stabil di kisaran Rp5 ribu per ikat.

Tuasuun menegaskan operasi pasar tidak berhenti di Kota Piru. Pemerintah daerah berencana memperluas intervensi ke sejumlah kecamatan lain apabila kondisi harga membutuhkan penanganan.

“Kita berharap dengan adanya operasi pasar ini harga cabai dapat menurun dan lebih terjangkau masyarakat. Tidak menutup kemungkinan operasi pasar juga akan dilakukan di beberapa kecamatan lainnya,” ujarnya.

Selain operasi pasar, Pemkab SBB juga akan membenahi jalur distribusi dan memperluas jaringan mitra untuk memastikan pasokan komoditas pangan tetap tersedia dan harga tidak melonjak.

Tuasuun juga mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan dengan mengambil keuntungan yang terlalu besar di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.

“Hal ini demi menstabilkan harga sembako di masyarakat. Saya juga mengimbau kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga sembako dan tidak mengambil keuntungan yang besar,” tegasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab SBB menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan gejolak harga pangan tidak semakin menekan perekonomian warga.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT