Wa Ida: Bukti Nyata Manfaat Program JKN bagi Masyarakat Maluku

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 06:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Wa Ida (47), seorang ibu dari Dusun Oli, Desa Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi saksi nyata manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), Wa Ida merasa sangat terbantu karena iurannya setiap bulan ditanggung oleh pemerintah.

Menurutnya, Program JKN memberikan perlindungan kesehatan yang sangat berharga bagi dirinya dan keluarga. Ia menyadari bahwa menjaga kesehatan adalah hal penting, namun terkadang kesibukan membuatnya lalai, hingga penyakit datang tanpa diduga. Dengan adanya JKN, ia merasa lebih tenang karena tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan jika sewaktu-waktu ia atau keluarganya jatuh sakit.

“JKN ini benar-benar membantu. Saya tidak lagi cemas jika ada anggota keluarga yang sakit, karena sudah terlindungi oleh program ini,” ujarnya.

Menjamin Kesehatan Anak dengan JKN

Wa Ida juga berbagi pengalaman tentang pentingnya kepesertaan JKN bagi anak-anaknya. Dua anaknya awalnya tidak terdaftar sebagai peserta PBI seperti dirinya, tetapi ia memahami pentingnya perlindungan kesehatan bagi mereka. Oleh karena itu, ia mendaftarkan kedua anaknya sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan rutin membayar iuran setiap bulan.

Baca Juga :  Hartini Wamnebo: Energi Baru Wirausaha Muda Buru

“Sejak mendaftarkan anak-anak, saya selalu memastikan iurannya dibayar tepat waktu. Saya tidak ingin mereka kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan. Dengan JKN, saya merasa lebih tenang karena biaya pengobatan bukan lagi kendala utama,” kata Wa Ida.

Pengalaman Berobat di Rumah Sakit

Wa Ida juga pernah menjalani perawatan di RSUD dr. M. Haulussy Ambon setelah didiagnosis menderita radang usus. Saat itu, ia mengalami nyeri perut hebat dan segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah diperiksa dokter, ia harus menjalani perawatan selama satu minggu.

“Kesibukan saya sebagai petani membuat saya sering mengabaikan pola makan dan waktu istirahat. Akibatnya, saya mengalami radang usus. Gejalanya sangat mengganggu, mulai dari diare hingga nyeri perut,” ungkapnya.

Selama menjalani perawatan, Wa Ida merasa puas dengan layanan yang diberikan oleh tenaga medis. Menurutnya, seluruh staf rumah sakit bersikap profesional dan tidak membeda-bedakan pasien.

Baca Juga :  Kodam, Korem dan ORADO Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama di Ambon

“Dokter dan perawat melayani saya dengan sangat baik. Jika ada kendala, seperti infus yang macet, mereka segera membantu dengan cepat. Bahkan, jika saya atau keluarga bingung dengan alur pelayanan, kami selalu diberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami,” tuturnya.

Bersyukur atas Manfaat JKN

Wa Ida bersyukur menjadi peserta JKN karena selama proses pengobatannya, ia tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun. Ia mengaku, jika harus membayar sendiri, mungkin dirinya akan kesulitan mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menyelenggarakan program ini. Hingga kini, saya masih rutin menggunakan layanan JKN untuk kontrol kesehatan. Bukan hanya saya, tetapi keluarga saya juga mendapatkan manfaatnya. Saya berharap program ini terus berjalan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu, seperti saya,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT