Sidang Jemaat GPM Rehoboth ke-52, Lekransy: Wujud Aktualisasi Iman dan Sinergi dengan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 07:16 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Pembukaan Sidang Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Rehoboth Klasis Pulau Ambon ke-52 menjadi momentum penting bagi umat untuk mengaktualisasikan iman dalam kehidupan nyata. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Ronald Lekransy, menegaskan bahwa sidang ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk nyata gereja yang hidup dan dinamis dalam merespons berbagai tantangan zaman.

“Gereja tidak hanya bertugas menyampaikan kabar baik tentang keselamatan, tetapi juga harus relevan dengan persoalan masyarakat. Oleh karena itu, Jemaat GPM Rehoboth perlu menetapkan arah pelayanan dengan perencanaan program yang terukur dan terarah,” ujar Lekransy.

Ia juga memaparkan data pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta angka kemiskinan yang menunjukkan tren positif, sebagai hasil dari kerja sama pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk gereja. Lekransy mengapresiasi peran Gereja GPM Rehoboth dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan sosial.

Baca Juga :  Musda Golkar SBB, Hehanussa Kembali Pimpin Golkar Saka Mese Nusa

“Saat ini, gereja dan pemerintah menghadapi tantangan yang sama, sehingga sinergi sangat diperlukan. Gereja perlu memperkuat pertumbuhan rohani umat dengan mengedepankan peran keluarga serta membina remaja dan pemuda sebagai generasi penerus,” tambahnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Pdt. Oke Atiuta/Dias mewakili Majelis Pekerja Klasis Pulau Ambon, mengingatkan seluruh jemaat bahwa sidang ini adalah ruang strategis dalam pengambilan keputusan guna menjawab persoalan keumatan.

Ia menekankan bahwa apa yang digumuli gereja saat ini sejalan dengan aksentuasi subtema GPM, yakni menjadi gereja profetik yang terpanggil untuk menyampaikan suara Allah. “Kehadiran gereja tidak hanya sebatas pada ruang ritual, tetapi juga harus aktif dalam membangun relasi sosial yang lebih luas,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru