Bapas Saumlaki Sosialisasikan Bahaya Bullying di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 06:58 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki menggelar sosialisasi pencegahan bullying di SD Naskat II Santo Ignasius Olilit Timur pada Selasa (18/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bapas Ketemu Murid (BTAMU) yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya perundungan di lingkungan sekolah.

Sosialisasi ini disampaikan oleh Enggelinan Luturmas, Yulin Welikin, Stela Labuang, dan Agustan dari Bapas Kelas II Saumlaki. Kepala sekolah, Balandina Luturmas, turut mendukung kegiatan ini dan berperan dalam memberikan pemahaman kepada siswa.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai bentuk bullying, baik verbal maupun fisik.

Baca Juga :  80 Tahun Usia Maluku, Polam: Jemput Kebangkitan Baru, Jemput Harapan Datang

Bullying verbal meliputi ejekan, hinaan, dan makian, sedangkan bullying fisik bisa berupa tindakan seperti mencubit atau memukul.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying bukan hanya menyakiti korban, tetapi juga bisa berdampak buruk bagi pelaku. Kesadaran ini penting agar mereka bisa menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghormati,” ujar Enggelinan Luturmas.

Baca Juga :  Deklarasi, Bimtek, dan Pelantikan BRNR Se-Maluku: Langkah Strategis Menuju Peningkatan Program Pemerintah

Yulin Welikin menambahkan bahwa program ini akan terus dilakukan di berbagai jenjang pendidikan.

“Kami akan menjangkau SMP, SMA, hingga PAUD agar kesadaran akan bahaya bullying tertanam sejak dini,” katanya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan guru. Balandina Luturmas menyampaikan apresiasinya kepada Bapas Saumlaki.

“Terima kasih atas materi yang telah diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi siswa kami agar mereka bisa memahami dan menerapkan sikap saling menghormati,” tuturnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa dapat membangun budaya positif di sekolah dan mencegah terjadinya bullying di lingkungan mereka.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru