Ambon, Maluku— Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Maluku, Sandi A. Wattimena, membuka secara resmi kegiatan Workshop Kewirausahaan Pemuda yang diselenggarakan oleh Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Maluku.
Agenda itu dipusatkan di The City Hotel Ambon, Selasa (10/06).
Dalam sambutannya, Sandi mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di kalangan pemuda.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pencapaian Indeks Pembangunan Pemuda, sejalan dengan indikator kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujar Sandi Wattimena di hadapan peserta dan narasumber yang hadir.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Manajer PT Grab Teknologi Indonesia, serta Founder Degu-Degu.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi kepada para peserta untuk mengembangkan potensi kewirausahaan.
Lebih lanjut, Sandi menegaskan bahwa salah satu tantangan terbesar pembangunan saat ini adalah masalah kemiskinan dan pengangguran. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini sering kali disebabkan oleh kurangnya kompetensi dan keterampilan di kalangan masyarakat usia produktif.
Oleh karena itu, pendidikan kecakapan hidup dan pelatihan kewirausahaan menjadi strategi penting dalam menekan angka pengangguran, terutama di kalangan pemuda.
“Pemerintah terus berupaya memberikan pelatihan keterampilan kerja dan akan berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar dalam mendukung pengembangan wirausaha muda,” tambahnya.
Sandi juga menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dinamika globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Menurutnya, ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dan ketersediaan lapangan kerja menjadi faktor pemicu pengangguran yang berdampak luas terhadap pembangunan sosial dan ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan lahir wirausahawan muda Maluku yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing di tengah tantangan zaman,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan serius dan bersungguh-sungguh. “Manfaatkan kesempatan ini sebagai bekal untuk terus bertahan dan berkembang dalam era ekonomi digital yang penuh tantangan,” tutupnya.***














Komentar