Ambon, Maluku– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku resmi menggelar Rapat Pleno Diperluas sebagai tindak lanjut atas keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Umar Lessy sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Maluku.
Agenda politik internal ini berlangsung di Auditorium Manise Hotel, Ambon, Jumat (25/7/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh strategis partai baik di tingkat pusat maupun daerah.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Derak Loupatty, Anggota Dewan Pembina DPP Golkar Zeith Sahuburua, serta Ketua Depidar SOKSI Maluku Rohalim Boy Sangaji.
Forum juga turut melibatkan unsur-unsur organisasi sayap partai seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Dalam sambutannya sebelum membacakan Surat Keputusan penunjukan Plt Ketua DPD, Wasekjen Derak Loupatty menegaskan bahwa keterlibatan unsur partai yang lebih luas dalam pleno diperluas merupakan bentuk komitmen DPP untuk memastikan bahwa keputusan strategis tidak semata-mata bersifat top-down, melainkan mencerminkan aspirasi kolektif dari seluruh tingkat kepengurusan.
Ia menyebut forum ini juga menjadi ruang konsolidasi penting, khususnya di tengah dinamika politik internal dan eksternal yang terus berkembang.
“Pleno diperluas menjadi mekanisme demokratis yang tidak hanya menguatkan soliditas internal, tetapi juga menjadi sarana penegasan sikap resmi partai terhadap berbagai isu yang berkembang di publik,” ujar Loupatty.
Ia pun menyerukan kepada seluruh kader Partai Golkar di Maluku untuk menjaga kekompakan dan menyatukan barisan demi memperkuat posisi politik partai di masa mendatang.
Menurutnya, kekuatan partai hanya dapat bertahan jika dibangun dari loyalitas, kedisiplinan, dan kerja kolektif di seluruh tingkatan.
Sementara itu, Umar Lessy yang kini resmi mengemban amanah sebagai Plt Ketua DPD Golkar Maluku kepada wartawan menyampaikan tekadnya untuk membangkitkan kembali kejayaan Partai Golkar di “Bumi Raja-Raja”.
Dalam pernyataannya, Lessy menegaskan pentingnya momentum konsolidasi yang menyeluruh guna memperkuat struktur partai hingga ke tingkat desa, kelurahan, bahkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ia juga menyampaikan refleksi kritis atas performa Golkar di Maluku selama dua periode terakhir, yang belum berhasil mengantarkan kader ke kursi DPR RI.
Namun, semangat untuk bangkit, kata dia, kini menjadi energi kolektif yang dirasakan di seluruh jajaran kepengurusan.
Umar menyebut target jangka menengah yang akan diperjuangkan adalah mengembalikan posisi Partai Golkar di unsur pimpinan DPRD Provinsi Maluku serta memperkuat kehadiran partai di DPRD tingkat kabupaten/kota.
Untuk itu, strategi konsolidasi organisasi, penguatan komunikasi politik, serta pemetaan kekuatan akar rumput menjadi langkah utama yang akan segera diimplementasikan.
“Dengan arahan DPP dan komando yang solid, kami siap menyongsong masa depan Golkar Maluku yang lebih gemilang,” tutup Umar.***














Komentar