Mansur Banda Disorot Tajam, Pembangunan Seminari Xaverium Diduga Sarat Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 07:37 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon melalui ketua bidang PTKP HMI Cabang ambon, Syahrul Solissa menyoroti proses pembangunan Gedung Seminari dan Aula Xaverium yang dinilai sarat dengan dugaan praktik korupsi.

Soulissa menilai ada upaya penggiringan opini publik oleh sejumlah pihak untuk melindungi kontraktor pelaksana dari sorotan masyarakat, Minggu (21/09).

Menurut gerbong Hijau Hitam itu, yang dibutuhkan dalam kasus ini bukanlah bentuk apresiasi atau pencitraan, melainkan transparansi penuh terkait pelaksanaan proyek, pendampingan aparat penegak hukum (APH), hingga dugaan adanya praktik suap di balik pengerjaan proyek tersebut.

Nama Hj. Mansur Banda, kontraktor sekaligus pemilik PT Nailaka Indah, kembali menjadi sorotan.

Selain perusahaan tersebut, Mansur Banda juga tercatat memiliki sejumlah CV lain yang kerap memenangkan proyek pemerintah.

Namun, kata Soulissa, publik sudah cukup mengenalnya melalui berbagai pemberitaan negatif terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana DAK dan DAU pada proyek-proyek sebelumnya.

“Hj. Mansur Banda bukan nama baru. Hampir semua elemen—mulai dari mahasiswa, masyarakat, politisi hingga akademisi—menyoroti sepak terjangnya. Banyak proyek yang diduga sarat kepentingan politik dan balas budi, tapi hingga kini tidak ada satu pun kasus yang tuntas,” tegas Soulissa.

Pihaknya juga mempertanyakan mengapa perusahaan yang kerap menuai sorotan publik tetap mendapatkan kepercayaan dari pemerintah daerah dalam mengelola proyek-proyek strategis.

Mereka menilai posisi Mansur Banda cukup kuat baik dalam lingkaran pemerintahan maupun dalam proses hukum, sehingga jarang tersentuh oleh penindakan.

“Ini menjadi tanda tanya besar. Apakah seorang kontraktor bisa begitu kebal dari jeratan hukum? Gubernur Maluku seharusnya lebih selektif dan tidak lagi mempercayakan proyek kepada perusahaan yang reputasinya berulang kali dipertanyakan,” tambah dia.

Soulissa menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah keterbukaan informasi serta langkah konkret dari aparat penegak hukum.

“Pemberian apresiasi silakan saja, tetapi yang lebih penting adalah membuka secara transparan indikasi dugaan korupsi yang melibatkan PT Nailaka Indah dan Hj. Mansur Banda. Jangan sampai APH diam dan terkesan takut, karena ini menyangkut kepercayaan publik,” tegasnya. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT