Alpa dalam Program Wajar, Walikota Ambon Peringatkan Camat dan Kepala Pemerintah Negeri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 05:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, melayangkan peringatan keras kepada para camat, lurah, kepala desa, dan raja di wilayah Kota Ambon yang dinilai lalai melaksanakan **Program Walikota Jumpa Rakyat (Wajar)** di tingkat kecamatan maupun negeri.

Program yang dirancang sebagai wadah mendengar keluhan dan menyerap aspirasi masyarakat itu justru sepi pelaksanaan. Bahkan, Wattimena menyoroti tidak adanya inisiatif dari pimpinan wilayah untuk rutin bertatap muka dengan warganya.

“Kalau hanya dua jam saja jumpa rakyat tidak bisa dilakukan, lalu bagaimana kita bisa tahu persoalan masyarakat?” tegas Wattimena dengan nada kecewa, Jumat (3/10).

Baca Juga :  Wagub Maluku Terima Kunjungan Reses Komisi VIII DPR RI

Ia menegaskan, banyak persoalan warga—mulai dari sengketa lahan hingga masalah sosial—seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kecamatan atau negeri. Namun, karena tidak adanya forum tatap muka, masalah-masalah tersebut justru menumpuk di pemerintah kota.

Menurutnya, penyelesaian persoalan tidak bisa langsung ditangani pemerintah kota tanpa adanya laporan dan mediasi awal dari perangkat pemerintahan di tingkat bawah. “Itulah pentingnya camat, lurah, kades, dan raja rutin bertemu warga. Program Wajar bukan formalitas, tapi ruang penting untuk membangun komunikasi dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Wattimena menegaskan, dirinya tidak akan segan memberikan evaluasi kepada pimpinan wilayah yang terus mengabaikan program tersebut. “Saya ingatkan, jangan anggap remeh program ini. Kalau masyarakat tidak didengar, kepercayaan publik akan hilang,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru