Warga Binaan Lapas Wahai Konsisten Jaga Ketahanan Pangan Mandiri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 18:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wahai, Maluku– Semangat produktivitas terus konsisten di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai saat sejumlah Warga Binaan secara aktif terlibat dalam panen sayuran kangkung dan tomat di area kebun dalam Lapas, Sabtu (15/5) kemarin.

Hasil panen segar itu akan langsung didistribusikan ke dapur Lapas untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian para penghuni sekaligus mendukung program ketahanan pangan mandiri.

Kegiatan panen dari lahan yang hanya berukuran 18 m² tersebut merupakan bagian integral dari program pembinaan kemandirian di bidang agrikultur.

Sebanyak 10 ikat kangkung dari lahan hidroponik dan satu kg tomat segar berhasil dipanen lahan konvensional yang telah dikelola secara intensif oleh para Warga Binaan.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan rasa bangganya atas capaian Warga Binaan yang konsisten mengembangkan kebun sederhana tersebut.

Baca Juga :  Lepas Perdana Pengiriman Batu Gamping, Bupati SBB Ingatkan Kelestarian Lingkungan

“Lahan kami mungkin terbatas, tetapi semangat Warga Binaan dalam merawat setiap tanaman sungguh luar biasa. Panen hari ini adalah bukti pembinaan tidak harus menunggu skala besar untuk memberikan dampak positif. Setiap langkah kecil yang dilakukan Warga Binaan adalah bagian penting dari proses pembinaan berkelanjutan,” ungkapnya.

Tersih menegaskan kegiatan pertanian ini bukan sekadar program rutin, tetapi sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kemandirian melalui bekal keterampilan praktis.

“Melalui kegiatan bertani ini, mereka tidak hanya belajar proses bercocok tanam yang baik, tetapi juga memupuk rasa tanggung jawab dan kemandirian,” ujarnya seraya berharap keterampilan praktis bertani menjadi modal berharga bagi Warga Binaan untuk membuka peluang usaha baru setelah bebas nanti.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty Susana Mouw, menjelaskan program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi Warga Binaan agar mengisi waktu dengan kegiatan produktif dan terarah.

“Kami melihat sendiri bagaimana Warga Binaan belajar merawat tanaman mulai dari pembibitan hingga panen. Hasilnya memang tidak besar, tetapi manfaatnya sangat terasa. Ini membangun rasa percaya diri mereka bahwa mereka bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial WK mengungkapkan rasa bangganya bisa berkontribusi langsung.

“Kami senang bisa melakukan kegiatan bermanfaat di akhir pekan ini. Hasil panen ini langsung kami rasakan manfaatnya bersama teman-teman di sini,” katanya.

Keberhasilan panen kangkung dan tomat ini menjadi komitmen Lapas Wahai dalam mengimplementasikan program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada hasil nyata, sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Lahan terbatas yang dioptimalkan secara mandiri menjadi bukti pembinaan tidak selalu bergantung pada fasilitas besar, tetapi pada komitmen dan ketekunan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru