Sarat Kecurangan, Banteng PDIP Seruduk Kim Plus di Pilkada Mimika

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 06:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Trending, Timika — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabuapeten Mimika secara resmi telah mengesahkan pasangan Nomor urut satu Johanes Rettob dan Emanuel Kemong (Joel) sebagai pemenang Pilkada Mimika, yang didukung Partai PDIP, PBB, Gelora, PPP, PKS dan PKN dengan perolehan suara terbanyak pasangan nomor urut 01 Johannes Rettob dan Emanuel Kemong (JOEL) memperoleh 77.818 suara.

Diikuti Pasangan nomor urut 03 Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarrin (AIYE) didukung Partai Demokrat, Partai Buruh, Partai Umat dan Partai Garuda dengan perolehan 74.139 suara.

Kemudian disusul pasangan nomor urut 02 Maximus Tipagau dan Peggi Patricia Pattipi (MP3) didikung Partai Gerindra, Golkar, Nasdem,PSI, PKB memperoleh 66.268 suara.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Berikut 30 Nama Anggota DPRD SBB 2024-2029

Perolehan hasil suara ini disahkan KPUD Mimika dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 61 tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun 2024, di Timika (9/12).

Diketahui sebelum pleno penetapan rekapitulasi KPUD Mimika, lebih dulu dilaksanakan rekapitulasi secara berjenjang ditingkat Distrik, dimana diwarnai berbagai kecurangan secara terstruktur sistematis dan massif, bahkan diduga Partai Coklat (Parcok) juga berperan aktif dalam memenangkan Paslon Bupati tertentu di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Obama Takes Jerry Seinfeld for a Drive Around the White House

Alhasil kejahatan demokrasi yang dilakukan PPD, dan di-Aminkan KPUD Mimika itu, akhirnya Kim Plus harus keok atau tumbang di Pilkada Mimika.

Walaupun kecurangan disaksikan public Mimika, namun aneh bin Ajaib Gakumdu Mimika terlihat mandul dalam menindak tegas PPD, sehingga bisa disebut Demokrasi di Mimika berada di persimpangan.

Salah satu contoh nyata adalah sistim Noken atau bungkus suara tidak diperkenankan atau dilarang Undang-Undang di Kabupaten Mimika, namun Pilkada di Mimika masi terjadi sistim Noken atau bungkus suara, dimana bukan hanya di TPS tapi bahkan satu Kecamatan atau satu Distrik.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP
Wacana Parliamentary Threshold Berjenjang Menguat, Upang Djalal Soroti Dampaknya terhadap Pemilu 2029
Sambut 62 Tahun Golkar, MS Tantang Partai Perkuat Regenerasi Kader Muda di Era Digital
Musda Golkar Molor Hingga Sore Usai Dibuka, Waka DPRD MBD Dapat Dukungan Mayoritas
HUT Demokrat ke-25 di Malra, Pattiasina Minta Kader Doakan Thaher Hanubun Jadi Penggantinya
Di Hadapan Zulhas, Widya Serukan PAN Lebih Dekat dengan Masyarakat Maluku
Golkar Maluku Serahkan Hewan Qurban di Tulehu
Saatnya Generasi Muda Pimpin Golkar Kota Ambon, Ketua Tim Pemenangan Steven Akui Dapat Dukungan 80 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:26 WIT

Plt Ketua DPW PPP Maluku Dukung Pemberhentian Waketum dan Sekjen DPP

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:13 WIT

Wacana Parliamentary Threshold Berjenjang Menguat, Upang Djalal Soroti Dampaknya terhadap Pemilu 2029

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:48 WIT

Sambut 62 Tahun Golkar, MS Tantang Partai Perkuat Regenerasi Kader Muda di Era Digital

Jumat, 18 September 2026 - 10:10 WIT

Musda Golkar Molor Hingga Sore Usai Dibuka, Waka DPRD MBD Dapat Dukungan Mayoritas

Sabtu, 12 September 2026 - 09:46 WIT

HUT Demokrat ke-25 di Malra, Pattiasina Minta Kader Doakan Thaher Hanubun Jadi Penggantinya

Berita Terbaru

Trend Maluku

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:58 WIT