Validasi PPPK Kemenag Maluku Masih Berproses, Hippmasy; Tuduhan Pemalsuan itu Prematur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 03:47 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kelompok Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Desa Masawoy (Hippmasy) membantah tudingan LSM Rumah Muda Anti Korupsi (RUMMI) terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah.

Ketua Hippmasy, Abdul Latif Booy, menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan sarat dengan tendensi. Ia menegaskan, proses seleksi PPPK masih berlangsung, sehingga tuduhan pemalsuan dokumen belum dapat dibuktikan.

“Ini tuduhan yang tidak masuk akal. Proses seleksi saja baru berjalan. Kalau memang ada pemalsuan dokumen, yang harus dipertanyakan adalah apakah yang bersangkutan benar-benar sudah menjadi PPPK? Proses ini belum selesai, jadi jangan membuat opini sepihak,” tegas Booy saat memberikan keterangan kepada media di Ambon, Senin (29/4/2025).

Baca Juga :  Sambut 62 Tahun Golkar, MS Tantang Partai Perkuat Regenerasi Kader Muda di Era Digital

Booy juga mengkritik sikap LSM RUMMI yang dinilainya tidak obyektif dalam menilai persoalan ini. Menurutnya, lembaga tersebut justru terkesan mencari keuntungan pribadi dengan menggiring opini publik tanpa bukti yang sahih.

“Kalau ingin bersikap kritis, harus berdasarkan fakta, bukan asumsi. Seleksi PPPK masih dalam tahapan validasi dan verifikasi. Belum ada penetapan resmi siapa yang lolos sebagai PPPK,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kementerian Agama Maluku Tengah saat ini sedang melakukan verifikasi berlapis terhadap seluruh dokumen peserta seleksi untuk memastikan tidak terjadi kecurangan. Hippmasy, kata Booy, menghargai langkah pencegahan yang dilakukan instansi terkait.

“Kami percaya, Kemenag memiliki mekanisme validasi internal untuk mencegah masalah ini sebelum status PPPK ditetapkan. Tidak perlu ada penggiringan opini yang hanya memperkeruh suasana,” pungkas Booy.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT