25 Titik Longsor Terjadi di Ambon, Wali Kota: Sampah di Jurang Picu Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 05:01 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Ambon pada Minggu (8/6) mengakibatkan longsor di sedikitnya 25 titik. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, turun langsung meninjau beberapa lokasi terdampak pada Senin (9/6), termasuk kawasan Batu Merah dan Hative Kecil di Kecamatan Sirimau.

Didampingi sejumlah pejabat Pemkot Ambon, Wali Kota meninjau titik longsor di Gunung Malinantang RT 03/RW 20, tempat pembuangan sampah di samping El Haouz, serta kawasan Hative Kecil RT 03/RW 04.

“Lokasi longsor di Batu Merah merupakan titik pembuangan sampah rumah tangga yang mengarah ke jurang dan telah berlangsung sejak tahun 2006. Sampah yang menumpuk selama 19 tahun ini menjadi salah satu penyebab longsor yang menimpa rumah warga di Hative Kecil,” jelas Wattimena kepada media.

Baca Juga :  Bupati SBT Sambut Kedatangan 102 Jamaah Haji di Bandara Kufar

Ia menyebut, tingginya curah hujan menyebabkan tumpukan sampah longsor ke pemukiman di bawahnya. Pemerintah Kota Ambon telah menutup lokasi tersebut dan akan menyediakan armada motor Tosa untuk mengangkut sampah ke TPS resmi.

“Pembuangan sampah di jurang, baik di Batu Merah maupun Hative Kecil, kami nyatakan ditutup. Ini untuk mencegah bencana serupa terjadi lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Jangan Ada yang Pulang, Pesan Tegas Dandim 1507 untuk 70 Casis TNI AD Tanimbar Kloter 1

Dua rumah warga di BTN Hative Kecil dilaporkan terdampak longsor. Karena akses sempit, pembersihan material longsor akan dilakukan secara manual.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di jurang, dan tidak membangun rumah di lereng-lereng yang rawan longsor.

“Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal keselamatan. Kita harus punya kesadaran kolektif. Pemerintah akan terus memperbaiki sistem, tapi masyarakat juga harus mendukung dengan perilaku yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Pemkot Ambon saat ini telah mendata seluruh titik longsor dan melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Wali Kota berharap curah hujan dapat menurun agar kondisi kota tetap aman dan terkendali.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT