OTW Top Target, Dinas Pariwisata Maluku Masuk 5 Besar OPD Penyumbang PAD Tertinggi: Kritik Tanpa Data Dinilai Menyesatkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 05:06 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Dinas Pariwisata Provinsi Maluku mencatat capaian signifikan pada pertengahan 2025 dengan masuk dalam lima besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di provinsi tersebut.

Capaian ini menjadi sorotan positif di tengah berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga kewenangan terbatas atas sebagian besar destinasi wisata di Maluku.

Hingga akhir Juni 2025, Dinas Pariwisata berhasil menyumbang PAD sebesar Rp342 juta, yang bersumber dari tiga destinasi wisata di bawah pengelolaan langsung Pemerintah Provinsi, yakni:

  • Monumen Gong Perdamaian Dunia
  • Pantai Namalat
  • Liang Hunimua

Kontribusi sebesar Rp342 juta ini setara dengan 36 persen dari target tahunan sebesar Rp1,10 miliar, memperlihatkan kinerja yang tetap berada pada jalur tepat dan berpeluang besar untuk melampaui target hingga akhir tahun.

Capaian ini menjadi lebih bermakna karena diperoleh dari sebagian kecil objek wisata yang dikelola langsung oleh provinsi.

Sementara mayoritas destinasi wisata unggulan Maluku berada di bawah kewenangan kabupaten dan kota, sehingga tidak dapat dimaksimalkan langsung oleh pemerintah provinsi dalam konteks PAD.

Dalam kondisi anggaran yang ketat, kinerja ini patut diapresiasi. Dari pagu anggaran Rp11 miliar, Rp9,1 miliar digunakan untuk belanja pegawai, menyisakan hanya sekitar Rp1,9 miliar untuk operasional, termasuk pemeliharaan objek wisata, transportasi, dan utilitas dasar.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pariwisata melakukan berbagai strategi efisiensi dan kolaborasi, salah satunya dengan menggandeng dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Menanggapi sejumlah opini yang menyebutkan PAD Dinas Pariwisat terjun bebas tanpa dasar data yang akurat, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, menyatakan bahwa kritik semacam itu bisa membingungkan publik dan perlu diluruskan.

“Opini seperti itu perlu diluruskan. Jika ingin mengkritik, mari berbicara dengan data. Jangan sampai opini yang tidak berdasar menjadi konsumsi publik dan merusak kepercayaan,” tegas Jais Ely dalam wawancara pada Selasa, 22 Juli 2025.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemahaman publik bahwa Dinas Pariwisata provinsi tidak mengelola seluruh destinasi wisata di Maluku.

“Ini yang perlu dipahami oleh publik. Kami hanya mengelola sebagian kecil dari total destinasi wisata di Maluku. Jangan seolah-olah semua tanggung jawab ada di provinsi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kritik yang bersifat konstruktif dan berbasis data.

“Kritik adalah vitamin. Tapi kalau dikemas dengan emosi dan tanpa data, itu bukan koreksi—itu provokasi. Mari kita bersama-sama jaga ruang publik agar tetap sehat dan mendorong kemajuan pariwisata Maluku,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru