Kawa Nua: Jembatan Darurat Lintas Tiga Kabupaten di Seram Kembali Terancam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 07:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Masohi, Maluku — Hujan deras yang terus mengguyur kawasan Dataran Seram sejak awal Agustus 2025 kembali menyebabkan Sungai Wae Kawa Nua meluap. Derasnya arus sungai merusak jembatan darurat yang selama ini menjadi penghubung utama antara Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur. Akibatnya, arus transportasi masyarakat di wilayah Seram Selatan kembali terganggu dan aktivitas sosial ekonomi lumpuh.

Jembatan darurat Wae Kawa Nua yang kembali mengalami kerusakan ini sebelumnya dibangun sebagai respons cepat setelah jembatan permanen ambruk akibat banjir bandang pada Juli 2023.

Pembangunan struktur sementara berbasis rangka baja bailey sepanjang 240 meter itu rampung pada akhir 2024 dan mulai difungsikan dengan batasan tonase ringan.

Namun, curah hujan tinggi yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir membuat struktur tersebut kembali tak mampu menahan tekanan arus air sungai.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Fraksi Partai Golkar, Rusbani Silawane, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku untuk segera melakukan penanganan cepat agar akses masyarakat tidak semakin terisolasi.

Menurutnya, jembatan ini bukan hanya penting bagi kelancaran mobilitas, tetapi juga menjadi nadi utama distribusi logistik, layanan kesehatan, serta kegiatan ekonomi lintas  tiga kabupaten. Maluku Tengah Sebagai sentral, Seram Bagian Barat dan Seram Bagian Timur.

“Dengan intensitas hujan yang tinggi, jembatan darurat Wae Kawa Nua sangat rentan rusak. Kami mendesak BPJN agar segera melakukan penanganan teknis sementara sambil mempercepat pembangunan jembatan permanen,” ujar Rusbani.

Ia menegaskan, keberadaan jembatan ini bersifat strategis bagi masyarakat Tehoru, Telutih, hingga Banda, dan tidak boleh dibiarkan dalam kondisi darurat terus-menerus.

Rusbani juga mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah segera berkoordinasi dengan Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR untuk memastikan percepatan solusi permanen.

Menurutnya, tanggung jawab ini tidak bisa diserahkan hanya kepada satu instansi teknis saja, melainkan membutuhkan kerja lintas sektor dan keterlibatan aktif dari pemerintah pusat.

Sebagai informasi, pembangunan jembatan permanen Wae Kawa Nua telah dimulai sejak awal 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir Desember tahun ini. Struktur baru tersebut dirancang dengan panjang total 180 meter menggunakan tiga bentangan baja prategang A60, dan diperkuat dengan oprit serta sistem fondasi yang lebih adaptif terhadap ancaman banjir.

Namun selama masa konstruksi berlangsung, masyarakat masih harus bergantung pada jalur darurat yang kini justru kembali rusak. Akibatnya, mobilitas warga dan distribusi barang kembali harus dilakukan secara terbatas, dengan sebagian warga terpaksa menggunakan moda transportasi air atau memutar melalui jalur alternatif yang memakan waktu dan biaya lebih besar.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT