Razia Dinsos Kota Ambon Bongkar Fakta Mengejutkan: Lem Aibon Jadi “Sasaran” Uang Anjal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:13 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Fenomena anak jalanan (anjal) yang kerap meminta uang di perempatan lampu lalu lintas hingga titik-titik strategis Kota Ambon, kembali menjadi sorotan. Wajah lusuh dan tangan terulur, yang awalnya memantik rasa iba warga, ternyata menyimpan sisi kelam: penyalahgunaan uang untuk membeli zat adiktif seperti lem aibon.

Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menertibkan situasi ini. Plt. Kepala Dinsos Kota Ambon, Imelda Tahalele, menegaskan bahwa pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada anjal. Langkah ini diambil demi mencegah penyalahgunaan dana sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban kota.

“Operasi ini demi kenyamanan warga. Sayangnya, kami menemukan empat anak sedang menghirup lem, bahkan ada yang menyimpan lem aibon di saku,” ungkap Tahalele, Kamis (14/8/2025) di Ambon.

Baca Juga :  Upayakan Peningkatan Layanan KI, Kumham Maluku bersama DJKI Gelar FGD dan In-Depth Interview Survey IKM

Operasi penjaringan yang dilakukan Selasa (12/8/2025) lalu menyisir mulai dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) hingga Jalan A.Y. Patty. Sebanyak 18 anak jalanan berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Dinsos untuk pendataan serta pembinaan.

Berdasarkan pengakuan para anak tersebut, mereka mampu mengumpulkan Rp30.000 hingga Rp40.000 per hari dari hasil meminta-minta, yang sebagian besar justru digunakan untuk membeli lem.

Baca Juga :  Mayat Pria Tanpa Identitas Gegerkan Warga di Mardika

Usai operasi, Tahalele mengunggah himbauan di media sosial agar masyarakat tidak lagi memberikan uang tunai kepada anjal. Unggahan itu mendapat banyak dukungan dari warganet. Namun, sempat muncul kontroversi ketika seorang pengguna Facebook, Amy Thini VhidiAzka, mengunggah ulang foto kegiatan penjaringan tanpa mencantumkan sumber. Akibatnya, sebagian warganet keliru mengira kegiatan tersebut adalah inisiatif pribadi sang pengguna, bukan program resmi Dinsos.

“Informasi yang tidak lengkap bisa memicu kesalahpahaman publik, bahkan menggiring opini negatif terhadap kinerja Dinsos,” ujar Tahalele. Ia berharap pihak yang bersangkutan segera mengklarifikasi dan menyampaikan informasi yang benar.

“Kami terbuka untuk kolaborasi dengan masyarakat. Namun, mari junjung etika informasi dan berikan apresiasi yang tepat kepada pihak yang bekerja,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT