ESS CCTV Berbasis Handphone, Inovasi Lapas Wahai Perketat Sistem Keamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wahai, Maluku – Upaya memperketat sistem keamanan dalam keterbatasan yang ada menjadi tantangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan menginovasikan Electronic Security System (ESS) Closed-Circuit Television (CCTV) yang di-instal pada handphone petugas.

ESS CCTV merupakan kombinasi dari sistem keamanan elektronik yang lebih luas dan sistem kamera CCTV yang terpasang untuk memantau, melindungi dan meningkatkan keamanan suatu area.

“Perbandingan jumlah petugas regu pengamanan yang terbatas dengan jumlah Warga Binaan yang overcapacity menyebabkan semua petugas tidak maksimal melakukan pemantauan.”

Untuk itu, handphone seluruh Kepala Regu Pengamanan (Karupam) kami instal aplikasinya untuk difungsikan sebagai CCTV,” kata Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, Kamis (21/8).

Melalui pemasangan aplikasi Hik-Connect Interface sebagai ESS CCTV pada handphone para Karupam, maka menjadi alat bantu dalam melakukan pengontrolan.

Baca Juga :  Sejarah Baru Migas Maluku: Gubernur dan Bupati SBT Teken PI 10 Persen Blok Seram Non Bula

“Tentunya tiap Karupam akan sangat terbantu dalam mengkoordinir para petugas blok untuk mengawasi area-area rawan hanya dengan handphone,” ungkap Tersih.

Karupam Regu 4, Stenly Titaley, menyambut baik inovasi ini dan menilai ESS CCTV berbasis handphone sangat membantu regu pengamanan dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, sistem ini memungkinkan pengawasan yang lebih responsif dan fleksibel, terlebih saat terjadi situasi darurat atau gangguan keamanan.

“Melalui aplikasi ini, kami dapat memantau blok hunian, area luar kamar, dan titik-titik rawan lainnya secara real-time. Ini sangat meningkatkan kecepatan respon kami dalam mengambil tindakan bila ada hal mencurigakan,” ujar Stenly.

Senada, Karupam Regu 3, Elvis Angkotta, menambahkan sistem tersebut turut membangun rasa tanggung jawab yang lebih besar di antara para petugas.

“Setiap Karupam kini memegang peran strategis dalam sistem pengawasan karena kontrol tidak lagi hanya bersifat statis, tapi bisa dilakukan secara dinamis dari mana saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Mubes IV PUSAKA Haria Siap Digelar di Ambon, Manuhutu Mohon Doa dan Dukungan Seluruh Anak Negeri Leawaka

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi langkah inovatif yang diambil Lapas Wahai dalam menjawab tantangan terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana dan prasarana (sarpras) pengamanan.

“Ini menjadi contoh nyata bagaimana Lapas Wahai membuktikan tren pemanfaatan teknologi untuk pengawasan yang bisa memberikan dampak signifikan terhadap sistem pengamanan Pemasyarakatan. Kami berharap inovasi seperti ini direplikasi di Lapas lain yang menghadapi kendala serupa,” harapnya.

Ricky juga menekankan pentingnya reformasi Pemasyarakatan berbasis digital melalui core value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA).

“Kami terus mendorong jajaran Pemasyarakatan untuk berinovasi. Sistem pengamanan dan pelayanan publik harus berjalan PRIMA,” tegasnya.

Dengan diterapkannya ESS CCTV berbasis handphone ini, Lapas Wahai membuktikan keterbatasan SDM dan sarpras bukanlah penghalang untuk menciptakan sistem keamanan elektronik di jajaran Pemasyarakatan yang lebih efektif dan adaptif di era digitalisasi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru