Klinik Mata Nusa Ina Hadir di Waipirit SBB, Bawa Teknologi Operasi Mata Tanpa Jahitan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 02:34 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku – Harapan baru bagi masyarakat Maluku dalam mengatasi masalah kesehatan mata kini hadir di Kabupaten Seram Bagian Barat. Klinik Mata Nusa Ina, yang dipimpin oleh dr. Elna Anakotta, resmi beroperasi di Desa Waipirit dengan menghadirkan layanan modern, termasuk teknologi operasi katarak mutakhir Phacoemulsification.

Klinik ini menjadi pionir layanan operasi mata tanpa jahitan dan tanpa perdarahan di kawasan Maluku, sebuah langkah besar dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan mata di Indonesia Timur.

Tim Medis Lengkap dan Fasilitas Unggulan

Klinik Mata Nusa Ina diperkuat oleh tenaga medis berpengalaman, di antaranya dr. Elna Anakotta selaku spesialis mata, dua dokter umum, dr. Gratia Nanlohy dan dr. Pratami Rieuwpassa), serta tim pendukung yang terdiri dari enam perawat, dua apoteker, satu refraksionis, satu asisten okuler, tenaga rekam medis, petugas kesehatan lingkungan, dan staf administrasi.

Adapun layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan mata komprehensif, resep dan pemasangan kacamata, serta berbagai tindakan bedah mayor dan minor.

Khusus operasi katarak, teknologi Phacoemulsification memungkinkan pasien pulih lebih cepat, tanpa jahitan, dengan risiko komplikasi minimal.

“Sebagian besar kasus dapat kami tangani langsung di sini, kecuali kondisi yang membutuhkan keahlian subspesialis tertentu, seperti retina atau bedah saraf mata yang kompleks,” jelas dr. Elna.

Tingginya Kasus Katarak dan Cedera Mata

Menurut dr. Elna, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan di Maluku, meski dapat disembuhkan melalui operasi.

Namun, ia menyoroti tingginya angka cedera mata akibat kecelakaan kerja, terutama dari penggunaan mesin gurinda tanpa pelindung mata.

“Partikel logam atau serpihan batu yang masuk ke mata dapat menyebabkan infeksi, jaringan parut permanen, bahkan kebutaan. Kacamata safety bukan aksesori, tapi kebutuhan wajib,” tegasnya.

Edukasi dan Pencegahan

Selain memberikan layanan medis, Klinik Mata Nusa Ina juga mengusung misi edukasi. Dr. Elna menekankan pentingnya pemeriksaan mata rutin untuk deteksi dini penyakit seperti glaukoma dan retinopati diabetik. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengucek mata saat terkena benda asing, melainkan segera mencari pertolongan medis.

“Penglihatan adalah aset yang tak ternilai. Sekali rusak, sulit kembali seperti semula,” ujarnya.

Harapan Baru untuk Maluku

Kehadiran Klinik Mata Nusa Ina di Waipirit bukan hanya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata.

Dengan kombinasi teknologi modern dan pendekatan edukatif, klinik ini diharapkan mampu memutus rantai kebutaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru