Satu Pemuda Tewas Usai Pesta di Seith Malteng

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengungkap kasus kekerasan terhadap anak yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Seith, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay, Jumat (02/01)  menjelaskan bahwa kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/4/I/2026/Maluku/Resta Ambon, tertanggal 1 Januari 2026.

“Korban atas nama Irfan Maulana Nukuhehe alias Ifan, laki-laki berusia 17 tahun, dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.00 WIT di Rumah Sakit Leimena, Teluk Ambon,” ungkap Ipda Janet Luhukay.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIT di jalan raya samping Masjid Amrullah, Desa Seith, usai sebuah pesta malam pergantian tahun.

Baca Juga :  Sinergi Lapas Wahai dan KUA Seram Utara Dukung Pembinaan Warga Binaan Melalui Program Keagamaan

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang tersangka, masing-masing Umar Rumagiar alias Umar (22) dan Reihan Masud Rumagiar alias Rehan (20).

Keduanya diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan berdomisili di Desa Seith.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kejadian bermula dari kesalahpahaman saat berlangsung pesta. Korban diduga terlibat cekcok dan melakukan pemukulan terhadap para tersangka.

Tersangka Umar kemudian mengambil sebilah pisau dapur dari rumah pamannya dan kembali ke lokasi kejadian. Saat kembali bertemu korban di sekitar masjid, terjadi perkelahian yang berujung penikaman.

“Tersangka Umar menusuk korban menggunakan pisau sebanyak dua kali, mengenai bagian belakang kepala dan alis kiri. Sementara tersangka Reihan juga melakukan pemukulan dan tendangan terhadap korban,” jelas Ipda Janet.

Akibat luka tusuk dan kekerasan tersebut, korban terjatuh dan kemudian dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Polisi menyatakan kedua tersangka telah mengakui perbuatannya. Barang bukti yang diamankan antara lain satu bilah pisau, satu kaos lengan pendek, dan dua celana panjang jeans.

Saat ini perkara telah memasuki tahap penyidikan. Polisi telah melakukan visum et repertum terhadap korban, memeriksa sejumlah saksi, menyita barang bukti, serta melakukan penangkapan dan penahanan terhadap kedua tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) jo ayat (2) dan/atau ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, bahkan hingga 12 tahun penjara untuk tindak pidana kekerasan secara bersama-sama.

“Kami menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan, terlebih terhadap anak, akan diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutup Ipda Janet Luhukay.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru