Ambon, Maluku — Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan memimpin upacara tabur bunga. Upacara ini untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025.
Tabur bunga berlangsung di atas Kapal Polisi (KP) Yudistira – 8003, yang berlayar di perairan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (24/6/2025).
Selain memperingati Hari Bhayangkari ke-79, upacara tabur bunga juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan Polri kepada arwah para pahlawan yang gugur di medan tugas, khususnya mereka yang berjuang di wilayah maritim, perairan nusantara.
Kegiatan dilaksanakan dengan penuh khidmat, mencerminkan semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap jasa para pendahulu. Tabur bunga di laut juga merupakan tradisi tahunan yang sering dilakukan Polri.
Di wilayah kepulauan Maluku, prosesi ini memiliki makna yang sangat dalam. Laut tidak hanya menjadi bentang geografis, tetapi juga saksi sejarah perjuangan dan pengorbanan banyak putra bangsa, termasuk anggota Polri dan TNI yang gugur di perairan, demi mempertahankan kedaulatan negara.
Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan, menyampaikan, laut bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga medan pengabdian yang sarat risiko dan pengorbanan, terutama bagi aparat keamanan di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“Tabur bunga ini adalah simbol penghormatan kita kepada mereka yang telah gugur dalam pengabdian, khususnya para pahlawan maritim yang mempertaruhkan nyawa untuk menjaga perairan negeri ini. Di Hari Bhayangkara ke-79 ini, kita memperbarui tekad untuk menjaga laut sebagai ruang aman, damai, dan bermartabat bagi seluruh rakyat,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menegaskan, Polda Maluku akan terus menjaga keamanan perairan, memberantas kejahatan laut, dan mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi maritim nasional.
“Kami siap menghadirkan negara di laut, dengan semangat Bhayangkara sejati. Ini adalah bentuk penghormatan, sekaligus komitmen untuk terus menjaga wilayah perairan sebagai bagian dari kedaulatan bangsa,” tegasnya





































































Discussion about this post