Ambon, Maluku– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku menerima bantuan 200 eksemplar buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Maluku.
Penyerahan dilakukan dalam rangkaian Pekan Literasi Maluku 2025 yang berlangsung di Baileo Oikumene, Kota Ambon, Kamis (22/8).
Buku-buku tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, kepada Hendarina Mataheru, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Ambon, yang hadir mewakili Kalapas Kelas IIA Ambon, Herliadi.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya membangun budaya baca di Maluku.
“Eksistensi perpustakaan daerah dan digitalisasi buku terbitan lokal menjadi elemen penting dalam mendukung kemajuan literasi di Maluku,” ujarnya.
Kalapas Ambon, Herliadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemprov Maluku.
“Buku-buku ini sangat bermanfaat bagi warga binaan untuk memperluas wawasan, menambah pengetahuan, serta menjadi bekal positif dalam kehidupan sehari-hari,” kata Herliadi.
Dukungan serupa datang dari Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, yang menekankan peran literasi dalam proses pembinaan.
“Dengan pemahaman literasi yang baik, warga binaan dapat menjadi pribadi yang cerdas dan bijak dalam bertindak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Ambon menegaskan komitmennya untuk menjalankan pembinaan yang humanis dan transformatif.
Perpustakaan Lapas diharapkan menjadi ruang belajar, refleksi, sekaligus persiapan warga binaan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.***














Komentar