Lekransy: Orang Tua Wajib Jadi Benteng Pertama Lawan Predator Anak di Media Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 07:06 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, mengingatkan para orang tua agar tidak lengah menghadapi ancaman predator anak atau child grooming yang semakin marak di ruang media sosial.

Peringatan itu disampaikan Lekransy dalam kegiatan sosialisasi tentang peran penting orang tua di era disrupsi teknologi, yang digelar di Gedung Gereja Hokimtong Ambon, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, child grooming adalah modus kejahatan dunia maya di mana pelaku berupaya mendekati dan mengendalikan korban, terutama anak-anak dan remaja, melalui manipulasi psikologis.

“Pelaku kerap menyamar sebagai teman sebaya, berpura-pura peduli, hingga membuat korban merasa nyaman. Dari situ mereka membangun kepercayaan, lalu memanfaatkan celah untuk menjebak anak dalam hubungan berbahaya yang bisa berujung pelecehan, eksploitasi, bahkan penculikan,” tegas Lekransy.

Ia menekankan, peran orang tua adalah benteng utama dalam melindungi anak dari jebakan predator digital. “Papa, mama, opa, oma, dan seluruh keluarga harus sadar. Anak-anak perlu dibimbing agar paham risiko, serta diajarkan untuk berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang asing di dunia maya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Klasis Pulau Ambon Tekankan Penguatan Pelayanan dalam Sidang Sinode ke-39 GPM

Selain itu, Lekransy meminta orang tua mengawasi penggunaan gawai, membatasi durasi akses, dan memastikan pengaturan privasi akun media sosial anak. Langkah ini penting untuk mencegah kebocoran data pribadi yang bisa disalahgunakan.

“Jika ada aktivitas mencurigakan, jangan ragu laporkan ke pihak berwajib atau platform resmi pemerintah. Keselamatan anak jauh lebih penting daripada mengabaikan tanda bahaya,” tandasnya.

Dengan pesan tegas ini, Lekransy berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin kuat dalam melindungi generasi muda dari ancaman predator di dunia maya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru