Gubernur Maluku, Menteri PKP, dan BPS Sepakat Sediakan 3.000 Rumah Subsidi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 14:11 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta,- Ditangan Gubernur Hendrik Lewerissa, Maluku mendapat perhatian khusus di pusat. Selasa (16/9/2025), di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Wisma Mandiri II, Jakarta, sebuah langkah penting ditempuh.

Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti sepakat menandatangani Nota Kesepakatan Sinergitas Penyediaan dan Pemutakhiran Data dan/atau Informasi serta Penyelenggaraan Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan ASN Pemerintah Provinsi Maluku.

Nota kesepakatan itu kemudian disusul dengan pendatangan oleh Bupati/Wali Kota se-Maluku, disaksikan pihak BTN, BP Tapera, Anggota DPR RI Saidah Uluputty, Ketua DPRD Maluku Benhur, hingga berbagai stakeholder lainnya. Menegaskan sinergitas penyediaan serta pemutakhiran data, informasi, dan penyelenggaraan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta ASN Pemerintah Provinsi Maluku. Sebuah langkah maju yang diharapkan memberi harapan baru bagi ribuan keluarga di bumi Raja-Raja.

Lewat komitmen itu, Kementerian PKP bersama BP Tapera mengalokasikan sebanyak 3.000 unit rumah subsidi bagi MBR dan ASN Pemerintah di Provinsi Maluku tahun 2025. Harapannya, semakin banyak masyarakat dan ASN yang bisa tinggal di rumah layak huni, mengurangi beban berat kepemilikan hunian di daerah kepulauan yang selama ini penuh tantangan.

Sebelum penandatanganan, Menteri sempat menggelar audiensi bersama Gubernur dan para Bupati/Wali Kota se-Maluku. Suasananya penuh keakraban, namun juga tegas soal arah kebijakan.

“Ini kesempatan emas buat Bupati/Wali Kota se-Maluku untuk bicara dengan Kepala BPS langsung. Supaya jauh-jauh mungkin bapak dapat data, informasi, supaya kepake karena data itu penting. Saya sudah perintahkan kita satu data, data dari BPS. Saran saya abis ini bapak rapat dengan BPS,” tegas Maruarar.

Menurutnya, kehadiran BTN juga vital karena bank tersebut menjadi penyalur utama rumah subsidi, dengan target nasional mencapai 220 ribu unit tahun ini.

Dalam forum itu, Menteri juga memberi apresiasi kepada Gubernur Maluku. “Itu pak Gubernur, kami menghormati bapak, itu timnya lengkap,” ucap Maruarar, yang langsung dibalas dengan ucapan terima kasih oleh Gubernur Hendrik Lewerissa.

Dialog bahkan berlangsung hangat ketika Menteri menyapa rombongan kepala daerah. “Kita bantu teman-teman, ini dari jauh-jauh ni dari Maluku. Yang paling jauh dari mana?” tanyanya. Gubernur menjawab, “MBD dan Kepulauan Aru.” Menteri lalu menambahkan, “Dari jauh kita servis dengan pengetahuan dan aturan.”

Di sela penandatanganan, Gubernur tak melewatkan kesempatan untuk menegaskan posisi Maluku dalam membangun dengan dasar data yang jelas.

“Kami memiliki data akurat, dengan data BPS data yang bisa kita andalkan. Jadi kita tidak salah untuk menyasar target penerima bantuan, jadi Valid,” ucapnya mantap.

Pernyataan itu disambut Menteri yang mengingatkan bahwa Presiden sendiri sudah menegaskan arah kebijakan berbasis satu data. “Dalam arahannya, Bapak Presiden dalam rapat kabinet, data yang digunakan hanya satu data dari BPS. Dan kami patuh atas arahan itu, jadi kami tidak menggunakan data yang lain,” ujar Maruarar.

Menteri menambahkan, penilaian terhadap kinerja pemerintah bukan hanya datang dari DPR atau rakyat, tetapi juga dari hasil data BPS secara kualitatif. Hal itu semakin menegaskan bahwa peran data menjadi kunci arah kebijakan ke depan.

Menutup forum, Menteri kembali memastikan, “Kuota untuk rumah bersubsidi 3.000, siap terserap tahun 2025?” Pertanyaan itu dijawab tegas oleh Gubernur Hendrik Lewerissa di hadapan Menteri, para Bupati, dan Wali Kota: “Siap!”

Jawaban lantang itu bukan sekadar kata, melainkan komitmen. Bahwa di tangan Gubernur Hendrik Lewerissa, Maluku sedang diperjuangkan dengan strategi, data yang valid, dan kesungguhan memastikan rakyat tidak hanya dijanjikan, tapi benar-benar merasakan hasil pembangunan. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru