Cegah Konflik Terulang, Kemenag Maluku Gandeng Pemuda Lintas Agama Bahas Sinergi Kerukunan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 06:39 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Berkaca dari dinamika konflik sosial yang beberapa kali mewarnai Maluku, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Maluku mengambil langkah responsif dengan menggandeng pemuda lintas agama dari berbagai organisasi kepemudaan (OKP). Pertemuan ini terfokus pada pembahasan strategi sinergis untuk memperkuat kerukunan dan mencegah potensi konflik agar tidak terulang di masa mendatang.

Ruang dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Kabag TU, M. Rusdyi Latuconsina, sejumlah pejabat eselon III, dan ketua tim duduk saling berdampingan bersama pemuda lintas agama, menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi persaudaraan.

Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk mengingatkan kembali bahwa menjaga kedamaian adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau tokoh agama, melainkan juga generasi muda.

Pemuda lintas agama yang terdiri dari pimpinan atau perwakilan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Maluku, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Maluku, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku, Gereja Protestan Indonesia (GPI) Maluku, Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Maluku, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku, dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maluku, ini dikoordinator oleh Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar.

“Kami tidak ingin konflik lama terulang, seperti kejadian kemarin di Hunut yang dipicu oleh pertikaian pelajar. Ini menunjukkan bahwa memang masih ada potensi konflik yang tersembunyi didalam sekat itu,” ungkap Ketua BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lt. II Kanwil Kemenag Maluku, Ambon, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga :  Jembatan Laala Huamual Kembali Bisa Dilalui, Pemkab SBB Bergerak Cepat Atasi Putusnya Akses

Ia menyampaikan, semua elemen pasti sepakat bahwa akar konflik seringkali berawal dari hal kecil, seperti salah komunikasi, provokasi, hingga penyebaran informasi menyesatkan di media sosial. Karena itu, BKPRMI menekankan pentingnya memperkuat literasi digital, memperbanyak kegiatan lintas komunitas, serta melibatkan pemuda dalam proses membangun mekanisme deteksi dini potensi gesekan.

“Selama ini kami yang terlibat langsung di lapangan untuk penguatan kerukunan umat beragama. Kami minta jangan hanya secara internal dari Kementerian Agama saja yang terlibat, pihak eksternal dari pemuda lintas agama juga penting dilibatkan dalam proses kolaborasi bersama membangun Maluku yang lebih aman dan damai,” jelasnya.

Sementara Ka.Kanwil Kemenag Maluku, H. Yamin menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh setiap kegiatan pemuda lintas iman di Maluku. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi program serta pembinaan berkelanjutan yang melibatkan organisasi kepemudaan (OKP) lintas agama sebagai mitra strategis.

Ia juga menyarankan agar pemuda lintas iman ini dapat membangun sinergis lanjutan bersama pemerintah daerah untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku.

“FKUB adalah rumah besar kita semua. Perannya harus diperkuat dengan partisipasi aktif pemuda lintas iman, tentu dengan dukungan pemerintah daerah. Pemuda hari ini harus berdiri di depan sebagai agen perdamaian,” tegas Kakanwil Kemenag Maluku.

Peran Pemuda dalam Penguatan FKUB

Kakanwil menyebutkan bahwa pemuda memiliki keunggulan strategis, diantaranya semangat, kreativitas, dan akses luas di ruang digital.

Karena itu, keterlibatan mereka dalam FKUB diyakini mampu memberi warna baru dalam program-program kerukunan, seperti menggerakkan literasi kerukunan di sekolah, kampus, dan komunitas lokal. Selain itu, menciptakan narasi damai di media sosial untuk menangkal ujaran kebencian dan hoaks.

“Pemuda adalah jembatan yang mampu mempertemukan perbedaan. Kalau mereka terlibat aktif, FKUB akan lebih adaptif terhadap dinamika zaman,” tambah Kakanwil.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Kakanwil juga mendorong perlunya peran pemerintah daerah agar membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan pemuda lintas iman. Menurutnya, sinergi ini akan memperkuat kelembagaan FKUB sekaligus memastikan setiap kebijakan kerukunan dapat diterjemahkan dalam gerakan nyata di masyarakat.

“Kerja kerukunan adalah kerja bersama. FKUB tidak bisa berjalan sendiri, ia butuh dukungan pemerintah daerah dan partisipasi pemuda. Jika ini berjalan selaras, potensi konflik bisa ditekan dan Maluku bisa tampil sebagai teladan kerukunan di Indonesia,” ujarnya.

Komitmen Pemuda Lintas Iman

Ajakan Kakanwil mendapat respons positif dari pemuda lintas agama. Mereka menyatakan siap mendukung penuh penguatan FKUB melalui peran aktif dan sinergi program.

“Kami siap menjadi bagian dari FKUB. Bagi kami, kerukunan bukan sekadar jargon, tetapi gerakan nyata yang harus dimulai dari generasi muda,” ungkap Ketua BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar menyimpulkan tanggapan dari berbagai pemuda lintas iman ini.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT