ATANSER Lawan Fitnah: PT Nusaina dan Alhidayat Wajo Pilar Ekonomi Pulau Seram

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 15:14 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Aliansi Anak Tani dan Nelayan Pulau Seram (ATANSER) menegaskan sikapnya terhadap maraknya isu negatif yang menyerang PT Nusaina Group dan mantan HRD Alhidayat Wajo.

Ketua Umum ATANSER, Rudy Rumagia, menyebut tuduhan yang beredar tidak memiliki dasar hukum dan lebih banyak digerakkan oleh kepentingan politik serta provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat.

“Kami, Aliansi Anak Tani dan Nelayan Pulau Seram, berdiri tegak membela PT Nusaina Group dan Alhidayat Wajo. Kami tahu siapa yang benar-benar berbuat untuk rakyat. Semua fitnah yang dilancarkan hanyalah upaya menjatuhkan. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Rudy.

Rudy menilai, sejak beroperasi PT Nusaina Group telah menyerap ribuan tenaga kerja lokal, menyalurkan dana kemitraan dan bagi hasil kepada masyarakat adat pemilik lahan, serta memberikan program tanggung jawab sosial berupa pembangunan infrastruktur, bantuan pendidikan, dan layanan kesehatan.

Menurutnya, tuduhan yang menyebut perusahaan tidak memenuhi kewajiban justru bertentangan dengan fakta di lapangan.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal ATANSER, Agus IE, menegaskan bahwa keberadaan PT Nusaina Group dan Alhidayat Wajo sudah memberi manfaat nyata bagi masyarakat Pulau Seram, sementara fitnah yang beredar hanya menimbulkan konflik dan memperlambat pembangunan.

“Masyarakat tani dan nelayan Seram harus sadar, fitnah tidak memberi apa-apa, hanya memecah belah. Sementara PT Nusaina Group sudah memberi lapangan kerja, dana bagi hasil, dan kontribusi nyata. Kami akan terus mengawal perusahaan ini agar tetap konsisten berpihak pada rakyat,” ujar Agus.

Baca Juga :  Pemkab SBT Evaluasi Program Revitalisasi Sekolah, Tunggu Hasil Audit BPKP

ATANSER juga menekankan bahwa isu pencemaran lingkungan dan sengketa lahan adat yang diarahkan kepada PT Nusaina Group masih sebatas dugaan dan opini publik.

Lembaga resmi seperti Dinas Lingkungan Hidup Maluku Tengah maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah meninjau lokasi dan tidak menemukan pelanggaran.

Aliansi ini menyerukan agar masyarakat Pulau Seram bersatu menolak provokasi dan melihat fakta di lapangan, bahwa PT Nusaina Group bersama Alhidayat Wajo telah memberi kontribusi signifikan bagi kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat adat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT