Ini Makna Logo Sidang ke-39 Sinode GPM Tahun 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:13 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Panitia Penyelenggara Persidangan ke-39 Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) telah meluncurkan logo Sidang ke-39 Sinode GPM tahun 2025.

Logo ini mengacu pada tema persidangan, penggabungan unsur simbolis lokal dan universal, sehingga menjadikannya suatu makna yang penting.

Demikian disampaikan Ketua Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Sidang ke-39 Sinode GPM, Ronald Lekransy, dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini di Ambon, pada Rabu (1/10/2025)

Dia menyebut, tanda Salib pada logo Sidang ke-39 Sinode GPM merupakan simbol universal dalam kekristenan, yang memiliki makna penderitaan, pengorbanan, atau penebusan oleh Yesus Kristus.

“Salib juga menjadi tanda mengikut dan memberitakan Yesus ditengah-tengah dunia, sehingga menjadi tugas gereja untuk memberitakan Kristus yang tersalib di sepanjang sejarah kehidupan. Yesus Kristus menjadi dasar kekuatan bagi gereja, dalam tugas bersekutu, bersaksi, dan melayani ditengah-tengah dunia,” kata dia.

Baca Juga :  Sah! Hartini Wamnebo Terpilih Pimpin HIPMI Buru, Siap Jadikan Organisasi Sebagai Kawah Candradimuka Pengusaha Muda

Kemudian, lanjut Ronald, tiga buah tetes air yang turun menuju tempayan melambangkan anugerah Allah yang tidak pernah berhenti memenuhi, dan melengkapi gereja sepanjang masa.

“Tiga tetes melambangkan Allah Tritunggal, yang diimani sebagai Allah yang berkarya di tengah-tengah kehidupan dunia,” imbuhnya.

Dikatakan, simbol Tempayan terinsipirasi juga dari icon Kota Ambon, yakni Tampayang Sirimau. Secara simbolis, tempayan dimaknai sebagai gereja yang menerima dan menikmati anugerah Allah, yang tak pernah habis dari masa ke masa.

“Warna hijau lumut dengan guratan akar-akar kecil menandakan, bahwa kehidupan jemaat di wilayah pelayanan GPM telah berlangsung dalam waktu yang lama,” ujar Ronald.

Lalu simbol Gerbang Emas terinspirasi dari icon-icon Kota Ambon, yakni Pintu Kota. Gerbang emas menjadi tanda, bahwa GPM sedang memasuki dekade terakhir menuju satu abad perjalanannya. Dan tak kalah penting adalah, perjalanan gereja akan dilalui bersama sebagian besar generasi emas GPM.

Dan yang terakhir, sebut Lekransy adalah, Jalan Menuju Gerbang. Jalan melalui gerbang berupa tiga puluh empat garis lurus mengarah ke satu tujuan, sebagai gambaran tiga puluh empat Klasis di GPM, yang bersama-sama berjalan menuju pada satu tujuan.

“Warna Merah bermakna perjalanan gereja, di dalam tuntunan Roh Kudus, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tutup Lekransy.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru