Pdt. S. Werinussa: Arsitek Senyap di Persimpangan Sejarah GPM, Diendus Sebagai Calon Sekum

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Menjelang pemilihan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), suasana di arena sidang kian menghangat. Ribuan mata tertuju pada proses yang akan menentukan arah pelayanan GPM lima tahun ke depan. Di tengah dinamika itu, satu nama berulang kali disebut dengan nada penuh hormat dan rasa ingin tahu: Pdt. S. Werinussa. Ia bukan tokoh yang suka tampil di depan, tetapi hampir setiap kebijakan strategis gereja beberapa tahun terakhir punya jejak pemikirannya. Tak heran bila sebagian menyebutnya “arsitek senyap” GPM.

Pdt. Werinussa tak muncul tiba-tiba di lingkaran pengambil keputusan. Akar pelayanannya terbentuk dari jalan panjang — dari aktivisme kampus hingga kerja pastoral di pelosok Maluku. Ia pernah menjadi Ketua Dewan Mahasiswa UKIM dan Ketua BPC GMKI Ambon pada awal 2000-an, masa yang membentuk kepekaan sosial dan kepemimpinan kritisnya. Di luar kampus, ia juga aktif dalam kerja-kerja kemanusiaan, termasuk membantu pemulangan pengungsi pascakonflik Maluku, sebuah pengalaman yang jelas meninggalkan bekas mendalam dalam cara pandangnya tentang gereja dan masyarakat.

Pelayanannya di GPM dimulai dari bawah: vikaris di jemaat kecil di Pulau Kisar, lalu bertahun-tahun menapaki tangga tanggung jawab — Ketua Majelis Jemaat, Sekretaris Klasis, hingga Ketua Klasis Masohi. Setiap peran dijalani bukan sebagai batu loncatan, melainkan ruang belajar untuk memahami denyut kehidupan umat di lapangan.

Baca Juga :  Dinamika Nasional Bergaung ke Maluku, Pantauan: Massa OKP & Mahasiswa Bakal Kepung  Sejumlah Pusat Strategis di Ambon

Visi globalnya makin terasah ketika ia mengikuti program English Immersion Experience di Melbourne pada 2017.

Pengalaman itu membuka cakrawala baru tentang bagaimana gereja bisa berpikir strategis tanpa kehilangan karakter pelayanan yang membumi. Maka ketika pada 2019 ia dipercaya memimpin Balitbang Sinode GPM, arah pelayanan mulai menunjukkan wajah yang lebih terencana, sistematis, dan berbasis data.

Di bawah kepemimpinannya, lahir berbagai dokumen penting seperti PIP-RIPP, RPPS menuju 1 Abad GPM, RPPK, dan RPPJ — istilah teknis yang di baliknya tersimpan mimpi besar tentang gereja yang berpikir jauh ke depan.

Namun di balik segala capaian itu, kepribadian Pdt. Werinussa tetap kontras dengan hiruk-pikuk politik organisasi gereja.

Baca Juga :  Ingatkan Pemda Malteng Tak Boleh Campur Tangan, Pelupessy: ADD Hak Penuh Desa

Ia tidak banyak bicara, tak gemar tampil di podium, dan lebih nyaman membiarkan gagasan bekerja ketimbang sorotan kamera.

Rekan-rekan sepelayan menggambarkannya sebagai sosok tenang dan rendah hati, seseorang yang memilih berdialog ketimbang berdebat. Dalam perbincangan tentang pemilihan Sekretaris Umum Sinode, ia pun tak menunjukkan ambisi pribadi.

“Bila Kristus, Kepala Gereja, menghendaki, maka saya siap melayani,” katanya pelan — kalimat sederhana yang menggambarkan orientasinya yang tak berpaling dari panggilan iman.

Kini, di tengah sidang Sinode ke-39 yang berlangsung di Gereja Maranatha Ambon, nama Pdt. S. Werinussa melambung sebagai simbol kontinuitas dan keteduhan di tengah dinamika yang kadang keras.

Apa pun hasil pemilihan nanti, warisan pikirannya sudah lebih dulu hidup dalam arah pelayanan GPM hari ini. Ia mungkin tak banyak bicara, tapi di balik langkah-langkah gereja menuju satu abadnya, gema kerja senyapnya terdengar paling jelas.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru