Ingatkan Pemda Malteng Tak Boleh Campur Tangan, Pelupessy: ADD Hak Penuh Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 14:56 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Masohi, Maluku– Pemerhati kebijakan publik, Rasyd Pelupessy, menegaskan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) adalah hak penuh desa yang tidak boleh diintervensi oleh pemerintah daerah (Pemda).

Menurutnya, setiap bentuk campur tangan Pemda dalam pengelolaan ADD adalah pelanggaran hukum sekaligus bentuk perampasan kewenangan desa.

“Pemda tidak punya hak sedikit pun mengatur penggunaan ADD. Semua keputusan penggunaan dana harus lahir dari musyawarah desa dan dituangkan dalam APBDes. Itu amanat undang-undang. Kalau Pemda memaksakan kehendak, jelas itu melanggar aturan,” tegas Rasyd, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  Diduga Orang Suruhan PJ Bupati SBB Ancam Lapor Polisi, LBH Pemuda Muhammadiyah: Silahkan Kita Lihat Nanti

Ia menilai, praktik intervensi yang kerap dilakukan Pemda, bahkan disertai ancaman pemotongan ADD, adalah bentuk abuse of power.

“Legalitas anggaran tidak ditentukan oleh niat baik, tapi oleh proses. Kalau prosesnya salah, maka kebijakan itu cacat hukum,” ujarnya keras.

Baca Juga :  Golkar Maluku Serahkan Hewan Qurban di Tulehu

Rasyd mengingatkan, Pemda hanya memiliki fungsi koordinasi dan pembinaan, bukan menentukan arah penggunaan anggaran desa. Karena itu, setiap upaya mengatur secara sepihak harus ditolak.

“Desa bukan bawahan birokrasi Pemda. Desa adalah entitas otonom yang punya hak mengatur dirinya sendiri. Ancaman maupun tekanan apa pun dari Pemda adalah tindakan yang melampaui kewenangan dan melecehkan otonomi desa,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT