Membaca di Bawah Pohon Ketapang, Bupati Malteng Jadi Pemandu Literasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:40 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Masohi, Maluku– Di bawah rindangnya pohon ketapang di halaman SDN 234 Maluku Tengah, Rabu (29/10), suasana belajar tampak berbeda. Anak-anak duduk melingkar di atas tikar, mata mereka berbinar menyimak cerita dari big book berjudul Makanan Khas Maluku. Yang membacakan bukan guru, melainkan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Senyum merekah dari wajah-wajah kecil itu saat sang bupati membacakan kisah dengan intonasi penuh semangat.

“Saya ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, yang membuat mereka berpikir dan berani bertanya,” ujar Zulkarnain usai kegiatan.

Aksi sederhana ini merupakan bagian dari transformasi pembelajaran yang tengah digulirkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan pendidikan antara pemerintah Indonesia dan Australia.

Metode membaca big book dikenal sebagai salah satu pendekatan efektif secara internasional untuk meningkatkan kemampuan membaca anak di kelas awal.

Dengan dukungan berbagai pihak, pendekatan ini mulai diterapkan di sekolah-sekolah dasar di Malteng.

Kepala SDN 234, Rugaya Ipaenin, mengungkapkan kegiatan membaca bersama di alam terbuka seperti ini membuat anak-anak lebih antusias. “Anak-anak jadi tidak takut membaca keras-keras. Mereka juga belajar menghargai teman yang sedang berbicara,” ujarnya.

Rugaya menjelaskan bahwa sekolahnya kini memiliki bengkel literasi dan berbagai media baca hasil kolaborasi guru dan orang tua.

“Capaian literasi kami meningkat dari 56,67 persen (2024) menjadi 80 persen (2025). Semua karena kerja bersama dan dukungan pemkab,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur: Promosi Jabatan di Maluku Berdasarkan Kompetensi, Bukan Like and Dislike

Pakar pendidikan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Anwar Kholil, menilai apa yang dilakukan Pemkab Malteng menunjukkan arah baru pendidikan yang berpusat pada anak.

“Ketika pembelajaran dilakukan dengan pendekatan kontekstual seperti ini, anak-anak belajar bukan hanya membaca, tetapi juga memahami nilai-nilai kehidupan,” katanya.

Langkah sederhana di bawah pohon ketapang itu menjadi simbol bahwa literasi tidak selalu harus berada di ruang kelas. Kadang, pembelajaran terbaik justru tumbuh di bawah naungan alam dan semangat kebersamaan. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT