1,5 T Dana Pinjaman Pemprov Maluku, KNPI Dorong Pengawasan Ketat – Komisi III DPRD Serap Pengawalan Pemuda

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— DPD KNPI Maluku menggelar audiensi dengan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wadjo, Senin (1/12), membahas pengawalan dana pinjaman Pemerintah Provinsi Maluku sebesar Rp1,5 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.

Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi pemuda terkait pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran penggunaan dana pinjaman agar benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean, menegaskan bahwa dana pinjaman harus digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang berdampak pada kebutuhan publik.

Ia meminta Komisi III menjalankan fungsi pengawasan secara ketat, terutama dalam pembahasan Ranperda APBD agar skema alokasi tidak menyimpang.

“Kami berharap Komisi III memastikan anggaran pinjaman Rp1,5 triliun benar-benar diarahkan pada sektor infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Arman.

Arman menambahkan, proyek yang dibiayai dana pinjaman harus bersifat produktif, mendukung usaha masyarakat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

Pihaknya menekankan, pembangunan tidak sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi wajib memberikan dorongan terhadap pergerakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“KNPI menyatakan siap menjadi mitra kritis dan konstruktif untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, ” tutup Arman.

Baca Juga :  Lolos Asistensi dengan Predikat Tertib Administrasi, HIPMI Maluku Jadi Role Model BPD se-Indonesia

Merespons aspirasi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wadjo, menyambut positif partisipasi pemuda dalam mengawal kebijakan publik.

Ia memastikan komitmen Komisi III untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan pemanfaatan dana pinjaman.

“Kami akan memastikan item pembangunan yang dibiayai pinjaman ini memberi hasil nyata bagi masyarakat.”

“Tidak boleh ada proyek yang hanya menghabiskan anggaran tanpa kontribusi bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Alhidayat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru