Meski Difitnah! Dua Aktivis Tetap Dimaafkan, BAPERA Maluku Nilai Sikap Wali Kota Ambon Cermin Pemimpin Humanis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:06 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD BAPERA) Provinsi Maluku menilai sikap Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dalam menyelesaikan persoalan dengan dua aktivis secara kekeluargaan mencerminkan kepemimpinan yang humanis dan berjiwa besar.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPD BAPERA Maluku, Subhan Pattimahu, menyusul keputusan Wali Kota Ambon menerima permohonan maaf Mujahidin Buano bersama sejumlah rekannya dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Jumat (30/1/2026) sore. Sebelumnya, dua aktivis tersebut sempat dilaporkan ke Polresta Ambon dan Ditreskrimsus Polda Maluku terkait dugaan penyebaran hoaks dan narasi yang menyudutkan kepala daerah.

Menurut Pattimahu, langkah Wali Kota Ambon memilih jalur dialog dan kekeluargaan menunjukkan kematangan emosional serta kedewasaan dalam memimpin, terutama dalam menghadapi dinamika kritik dan perbedaan pandangan di ruang publik.

“Keputusan ini mencerminkan kepemimpinan yang humanis. Seorang pemimpin tidak hanya tegas dalam menjalankan hukum, tetapi juga mampu mengedepankan nilai kemanusiaan dan persaudaraan,” ujar Pattimahu.

Ia menilai, sikap memaafkan yang ditunjukkan Wali Kota Ambon patut menjadi teladan politik beradab dan etika kepemimpinan yang menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Pattimahu menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari beredarnya selebaran dan unggahan di media sosial yang memuat tuduhan tanpa dasar serta berpotensi fitnah terhadap Wali Kota Ambon. Informasi tersebut disebarkan secara masif melalui media sosial dan sejumlah grup WhatsApp besar di Maluku.

Ia menegaskan, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara etis, bertanggung jawab, dan berbasis fakta, bukan melalui framing sepihak yang merugikan pihak lain.

“Penyelesaian secara kekeluargaan ini bukan sekadar memaafkan, tetapi menjadi pembelajaran politik dan etika pelayanan publik bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Ambon menjelaskan bahwa pertemuannya dengan dua aktivis tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan kekeluargaan. Ia menekankan bahwa relasi yang dibangun tidak semata sebagai kepala daerah dan warga, tetapi juga sebagai sesama anak negeri.

Baca Juga :  Maya Lewerissa Hadiri Rampimnas I Tani Merdeka Indonesia, Teguhkan Komitmen Maluku untuk Kedaulatan Pangan

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling menyampaikan permohonan maaf dan sepakat menyelesaikan persoalan secara damai. Wali Kota Ambon juga memastikan bahwa perkara tersebut telah dinyatakan selesai dan menginstruksikan kuasa hukumnya untuk mencabut laporan polisi yang sebelumnya dibuat.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan polemik dan menggunakan energi positif dalam menjaga persaudaraan serta bersama-sama membangun Kota Ambon.

Belajar dari peristiwa tersebut, BAPERA Maluku berharap nilai-nilai kepemimpinan humanis seperti ini dapat menjadi budaya dalam tata kelola pemerintahan, baik di Kota Ambon maupun di daerah lain di Maluku, guna memperkuat kepercayaan publik dan menciptakan iklim sosial yang kondusif serta harmonis.**

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT