Dekranasda Maluku Bawa UMKM dan Budaya Lokal Tembus Panggung Nasional di Discover Nusantara 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku memanfaatkan ajang Discover Nusantara 2026 di Hotel Borobudur Jakarta sebagai panggung strategis untuk mempromosikan kekayaan seni, budaya, kerajinan, kuliner, serta produk unggulan UMKM Maluku kepada pasar nasional dan internasional.

Kegiatan yang digelar atas kolaborasi Hotel Borobudur Jakarta dan Forum Komunikasi Anjungan Daerah Se-Indonesia (FORKAPPSI) tersebut diikuti berbagai daerah di Indonesia. Maluku hadir melalui sinergi Dekranasda Provinsi Maluku bersama sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga pendukung promosi daerah.

Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Beby Lewerissa, menegaskan keikutsertaan Maluku dalam ajang tersebut merupakan langkah penting untuk memperluas akses pasar produk UMKM sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Menurutnya, Discover Nusantara 2026 menjadi wadah strategis bagi daerah untuk menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, busana tenun ikat, hingga pangan lokal khas Maluku yang telah dikemas secara modern, higienis, dan praktis.

“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Discover Nusantara 2026. Ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Maluku sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dapat terus berlanjut guna meningkatkan daya saing produk Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” kata Maya Beby Lewerissa, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga :  Lima Tersangka Persetubuhan Anak Diamankan di Polres SBB

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta, mengatakan kehadiran Maluku dalam pameran tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat promosi daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia menjelaskan, konsep dan tampilan stan Maluku dirancang secara khusus berdasarkan arahan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku agar mampu menampilkan beragam produk unggulan daerah secara optimal.

“Partisipasi ini merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak untuk memperkenalkan produk kerajinan, UMKM, ekonomi kreatif, dan potensi budaya Maluku kepada pasar yang lebih luas. Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa serta implementasi Sapta Cita Lawamena dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujar Saiful.

Keikutsertaan Maluku dalam pameran tersebut melibatkan Dekranasda Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pariwisata, Badan Penghubung Provinsi Maluku Jakarta, serta Anjungan Maluku Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain menampilkan produk kerajinan dan tenun ikat, Maluku juga mengangkat potensi pangan lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Berbagai olahan berbahan dasar sagu dan singkong dipamerkan dalam bentuk produk kemasan modern yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.

Upaya tersebut dinilai menjadi salah satu strategi memperkenalkan kekayaan pangan lokal Maluku sekaligus mendorong pengembangan industri kreatif berbasis sumber daya daerah.

Untuk memperkuat promosi budaya, Maluku juga akan menghadirkan pertunjukan seni tradisional selama rangkaian kegiatan berlangsung. Kepala Anjungan Maluku TMII, Stella Tanasale, mengatakan pengunjung akan disuguhkan penampilan Seni Tifa Ukulele yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB di Lobi Utama Hotel Borobudur Jakarta.

Partisipasi Maluku dalam Discover Nusantara 2026 berlangsung selama 28 hari dan dibagi dalam tiga fase kegiatan. Kehadiran Maluku diharapkan tidak hanya memperkuat promosi budaya dan pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi serta memperluas jaringan pemasaran bagi produk UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

Ajang tersebut dinilai menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi unggulan, destinasi wisata, seni pertunjukan, hingga peluang investasi secara langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha di ibu kota.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT