KNPI Maluku Desak Usut Dugaan Ucapan Rasis kepada Mahasiswa, Minta Penghormatan terhadap Martabat dan Identitas Adat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:05 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Maluku mendesak Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku mengusut secara transparan dugaan ucapan bernuansa rasis yang diduga dilontarkan seorang petugas pengamanan kepada mahasiswa saat aksi penyampaian aspirasi di Ambon.

Wakil Ketua Bidang Kebudayaan DPD KNPI Maluku, Vigel Faubun, menegaskan bahwa dugaan tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele karena menyangkut penghormatan terhadap martabat manusia, hak menyampaikan pendapat, serta identitas masyarakat Maluku.

Menurutnya, Maluku saat ini sedang berada dalam momentum penting memperkuat kesadaran terhadap nilai-nilai adat, budaya, dan eksistensi masyarakat adat yang menjadi bagian dari perjuangan daerah, termasuk dalam mendorong pengakuan melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan.

Karena itu, ia menilai setiap tindakan yang berpotensi merendahkan martabat masyarakat Maluku harus mendapat perhatian serius dan tidak boleh dinormalisasi dalam kehidupan publik.

KNPI Maluku menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib dihormati. Perbedaan pandangan, sikap politik, maupun tuntutan yang disampaikan dalam aksi tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan penghinaan atau perlakuan yang merendahkan.

Baca Juga :  Momentum Rapimda Koalisi Pemenangan Lawamena, Assagaf : Maluku Akan Lebih Maju di Tangan HL-AV

Faubun menilai, apabila dugaan ucapan bernada rasis tersebut terbukti terjadi, maka persoalan itu tidak hanya menyentuh individu yang menjadi korban, tetapi juga menyangkut harga diri dan kehormatan masyarakat Maluku secara keseluruhan.

Ia menambahkan, nilai-nilai adat Maluku sejak lama mengajarkan penghormatan terhadap sesama manusia, kehidupan orang basudara, serta menjaga harmoni dalam hubungan sosial. Karena itu, penghormatan terhadap identitas dan budaya masyarakat harus tercermin dalam setiap tindakan, termasuk oleh aparatur yang menjalankan tugas pelayanan maupun pengamanan.

Menurutnya, profesionalisme aparat pengamanan diuji ketika berhadapan dengan kritik dan aspirasi masyarakat. Pengamanan terhadap pejabat negara maupun daerah harus tetap dilaksanakan dengan menjunjung etika, hukum, dan penghormatan terhadap hak-hak warga negara.

KNPI Maluku juga menilai perjuangan penguatan masyarakat adat tidak cukup diwujudkan melalui regulasi semata, tetapi harus diiringi dengan penghormatan nyata terhadap manusia, budaya, dan identitas masyarakat dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, organisasi kepemudaan tersebut meminta Gubernur Maluku dan Kapolda Maluku mengambil langkah tegas dengan memastikan proses pemeriksaan berlangsung objektif, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Faubun menegaskan, KNPI Maluku tidak bermaksud menghambat tugas pengamanan maupun kewenangan aparat. Namun, pengamanan tidak boleh dilakukan dengan cara yang mengabaikan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Ia mengingatkan bahwa Maluku memiliki sejarah panjang dalam menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah keberagaman. Karena itu, setiap tindakan yang berpotensi merendahkan identitas, martabat, atau kelompok masyarakat tertentu harus ditangani secara serius demi menjaga nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan daerah.

KNPI Maluku berharap seluruh pihak menahan diri dan memberikan ruang bagi proses pemeriksaan yang objektif. Jika dugaan tersebut terbukti, organisasi itu meminta adanya tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen bahwa rasisme dan penghinaan terhadap martabat manusia tidak mendapat tempat dalam kehidupan demokrasi di Maluku.

Bagi KNPI Maluku, penghormatan terhadap manusia, adat, dan identitas masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan memperkuat posisi masyarakat adat serta menjaga kehormatan daerah di tengah berbagai agenda pembangunan dan demokrasi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT