Pensiunan di Tual dan Maluku Tenggara Keluhkan Gaji Belum Cair, BTN Didesak Segera Beri Penjelasan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:51 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tual, Maluku– Sejumlah pensiunan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara mengeluhkan belum cairnya gaji pensiun yang biasanya diterima pada awal bulan melalui Bank Tabungan Negara (BTN). Keterlambatan tersebut memicu keresahan karena hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak BTN terkait penyebab maupun waktu pencairan dana pensiun.

Salah seorang pensiunan yang enggan disebutkan namanya mengaku telah berulang kali mendatangi Kantor Pos untuk menanyakan pencairan gaji pensiunnya. Namun, jawaban yang diterima selalu sama, yakni dana pensiun belum tersedia.

“Saya sudah bolak-balik ke Kantor Pos, tetapi petugas bilang uangnya belum ada. Kami hanya menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini pembayaran gaji pensiun berjalan lancar dan rutin diterima pada tanggal 1 hingga 4 setiap bulan. Namun, pada bulan ini terjadi keterlambatan yang belum pernah dialami sebelumnya.

Para pensiunan menuturkan bahwa sejak tahun 2019 BTN aktif menawarkan fasilitas kredit kepada penerima pensiun di wilayah Maluku Tenggara. Banyak pensiunan kemudian menjadi nasabah kredit BTN dengan sistem pembayaran yang terhubung dengan dana pensiun mereka.

Baca Juga :  Boy Sangadji Bicara Masa Depan Golkar Maluku dan Konsolidasi Kader Lewat Aksi Sosial SOKSI

Setelah kantor BTN di Maluku Tenggara ditutup pada 2023 dan pelayanan dipusatkan di Ambon, sebagian pembayaran dana pensiun dilakukan melalui Kantor Pos. Karena itu, banyak nasabah pensiunan yang kini bergantung pada layanan Kantor Pos untuk menerima hak mereka setiap bulan.

Keluhan tersebut turut disampaikan Sham Kei, keluarga dari salah satu nasabah pensiunan BTN.

Ia menilai keterlambatan pencairan gaji pensiun sangat memberatkan para penerima manfaat yang sebagian besar telah berusia lanjut dan menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari dana pensiun.

“Kasihan mereka, rata-rata sudah lanjut usia. Dana pensiun itu dipakai untuk kebutuhan makan, biaya kesehatan, dan kebutuhan keluarga. Biasanya lancar setiap bulan, tetapi kali ini sampai sekarang belum juga cair,” kata Sham Kei.

Ia juga mengkritik minimnya komunikasi dari pihak BTN kepada para nasabah maupun kepada Kantor Pos yang menjadi tempat penyaluran dana pensiun bagi sebagian penerima manfaat di wilayah Tual dan Maluku Tenggara.

“Yang kami sesalkan, sampai sekarang tidak ada konfirmasi dari BTN kepada Kantor Pos terkait keterlambatan ini. Akibatnya para pensiunan terus datang menanyakan hak mereka, sementara petugas Kantor Pos juga tidak memiliki informasi yang bisa disampaikan karena belum ada pemberitahuan dari pihak bank,” ujarnya.

Menurut Sham Kei, kondisi tersebut menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian bagi para pensiunan yang setiap bulan menunggu pencairan dana untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ia mendesak manajemen BTN agar segera memberikan penjelasan resmi kepada para nasabah pensiunan terkait penyebab keterlambatan pencairan gaji serta memastikan hak-hak para penerima pensiun dapat segera dibayarkan.

“BTN harus bertanggung jawab memberikan informasi yang jelas. Jangan sampai para lansia terus dibuat menunggu tanpa kepastian. Mereka adalah nasabah yang selama bertahun-tahun telah mempercayakan dana pensiun dan fasilitas kreditnya kepada BTN,” tegasnya.

Keterlambatan pencairan ini memicu kritik terhadap pelayanan BTN, terutama setelah penutupan kantor BTN di Maluku Tenggara yang membuat akses komunikasi para nasabah terhadap pihak bank menjadi semakin terbatas.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak BTN terkait penyebab keterlambatan pencairan gaji pensiun bagi penerima manfaat di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru