Zulhas Serahkan Bantuan Pangan di Ambon, 265.900 Warga Maluku Terima 7.977 Ton Beras Bulog

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 06:24 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Sebanyak 265.900 penerima manfaat di Provinsi Maluku menerima bantuan pangan pemerintah yang disalurkan melalui Perum Bulog. Program bantuan tersebut mencakup total 7.977 ton beras yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat di seluruh wilayah Maluku.

Penyaluran bantuan pangan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Kantor Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (3/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan kepada sejumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP), pengemudi ojek online, serta anak yatim piatu di Kota Ambon.

Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bantuan pangan yang disalurkan merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, khusus di Kota Ambon jumlah penerima manfaat mencapai 25.383 orang dengan total bantuan sebanyak 761,49 ton beras. Sementara di Desa Wayame tercatat sebanyak 349 penerima manfaat dengan total bantuan sekitar 10,47 ton, sedangkan Kecamatan Teluk Ambon menerima alokasi untuk 3.538 penerima manfaat dengan total bantuan 106,14 ton.

“Ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tujuannya adalah memberikan perhatian dan membantu masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan, termasuk masyarakat kurang mampu dan kelompok duafa,” kata Ahmad.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Menurut Zulkifli, kebijakan peningkatan harga gabah untuk mendukung kesejahteraan petani juga perlu diimbangi dengan perlindungan terhadap masyarakat yang tidak memiliki produksi beras sendiri.

“Tidak semua masyarakat memproduksi padi. Ada yang harus membeli beras. Ketika harga naik, kelompok masyarakat tersebut tentu membutuhkan perhatian pemerintah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan pangan diberikan selama tiga bulan dengan alokasi 10 kilogram beras per penerima manfaat setiap bulan. Namun untuk meningkatkan efisiensi distribusi, bantuan tiga bulan tersebut disalurkan sekaligus dalam satu tahap sebanyak 30 kilogram per orang.

“Bantuan tetap 10 kilogram per bulan selama tiga bulan, hanya diserahkan sekaligus agar lebih efisien dan tidak merepotkan masyarakat,” katanya.

Zulkifli menambahkan, pemerintah akan terus melanjutkan berbagai program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), guna memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.

Ke depan, pemerintah juga mendorong pemanfaatan koperasi desa sebagai pusat penyaluran berbagai program bantuan, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses layanan sosial dan ekonomi secara lebih mudah melalui kelembagaan desa.

Selain menjadi saluran bantuan pemerintah, koperasi desa diharapkan dapat membuka akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat, termasuk melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), guna mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT