Ambon, Maluku — Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Rafles Manurung mendampingi Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto saat membuka Open Tournament Domino 101 ORADO Maluku Piala Panglima TNI di Tribun Lapangan Merdeka Kota Ambon, Minggu (27/9/2026).
Kehadiran Danrem bersama jajaran pimpinan Kodam XV/Pattimura menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap penyelenggaraan turnamen domino yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi bagian dari event nasional yang dilaksanakan serentak di 101 daerah di Indonesia.
Turnamen di Ambon mempertemukan peserta dari berbagai unsur, mulai dari masyarakat umum, TNI tiga matra hingga Kepolisian. Ratusan tim berkompetisi memperebutkan Piala Panglima TNI dengan mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan turnamen domino yang diselenggarakan oleh TNI dan ORADO. Kegiatan ini juga dilaksanakan di beberapa titik di seluruh Indonesia,” kata Dody.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan sosial karena dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang setara.
Karena itu, turnamen diharapkan mampu memperkuat komunikasi, silaturahmi dan persaudaraan antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
“Harapan kita kegiatan ini dapat merangkul hampir seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta. Alhamdulillah, baik di Maluku maupun Maluku Utara kegiatan berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias,” ujarnya.
Danrem Dukung Keterlibatan Jajaran Kodim
Dukungan Danrem 151/Binaiya terhadap kegiatan tersebut juga terlihat dari keterlibatan jajaran Kodim di wilayah Korem 151/Binaiya dalam rangkaian turnamen.
Ketua Pengprov ORADO Maluku M. Aziz Tunny menjelaskan, sebelum pertandingan utama di Ambon digelar, turnamen telah dilaksanakan di jajaran Kodim di bawah Korem 151/Binaiya pada 24 hingga 25 September 2026.
Sebanyak 396 tim atau 792 peserta mengikuti rangkaian pertandingan tersebut.
Sementara pada pertandingan utama di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, panitia menghadirkan 256 tim. Jumlah tersebut terdiri dari 128 tim masyarakat umum dan 128 tim dari unsur TNI tiga matra serta Kepolisian.
Jika seluruh rangkaian tersebut digabungkan, jumlah partisipasi dari tujuh Kodim jajaran Korem 151/Binaiya dan pertandingan utama di Ambon mencapai 652 tim atau sekitar 1.350 orang.
Tunny menyebut pelaksanaan di Maluku merupakan bagian dari skema nasional Open Tournament Domino 101 ORADO Piala Panglima TNI yang digelar serentak di 101 daerah.
“Turnamen yang kita laksanakan di Ambon ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang digelar secara serentak di 101 daerah di Indonesia. Jadi bukan kegiatan yang berdiri sendiri, tetapi menjadi satu rangkaian nasional,” kata Tunny.
Menurutnya, pelaksanaan serentak tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari upaya pencatatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Besarnya partisipasi di Maluku sekaligus menunjukkan keterlibatan masyarakat dan jajaran TNI dalam menyukseskan agenda olahraga tersebut.
Pangdam Tekankan Sportivitas
Dalam pembukaan, Pangdam XV/Pattimura juga mengingatkan peserta agar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis dalam bermain domino, tetapi mampu membaca permainan, memahami rekan dan tetap mengendalikan diri.
“Kalau kita bisa membaca diri kita sendiri, kita juga bisa membaca kawan. Jadi pemain harus bisa membaca kawan, apa kemampuan kawan saya dan apa kemampuan saya,” ujarnya.
Dody menekankan bahwa persaingan harus tetap berada dalam koridor sportivitas.
“Sportivitas itu bagaimana kita jangan egois. Karena di sini ada kompetisi, ada yang menang dan ada yang kalah. Yang penting kita tetap mengikuti aturan,” tegasnya.
Bagi TNI, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui olahraga.
Kehadiran Danrem 151/Binaiya bersama jajaran Kodim dalam rangkaian turnamen memperlihatkan dukungan satuan kewilayahan terhadap kegiatan yang mempertemukan TNI, Polri dan masyarakat tersebut.
Turnamen kemudian berlanjut ke tahapan pertandingan untuk menentukan pasangan terbaik yang akan memperebutkan Piala Panglima TNI.
Di tengah persaingan tersebut, semangat yang dibangun tetap mengarah pada sportivitas, kebersamaan dan persaudaraan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI.***














Komentar