BNPT RI – FKPT Maluku Perkuat Ketahanan Keluarga untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Maluku menggelar kegiatan hybrid bertajuk “Keluarga Tangguh, Generasi Utuh: Pendampingan Psikologi dalam Memperkuat Ketahanan Keluarga dalam Menangkal Paham Terorisme”, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun ketahanan psikologis anak dan mencegah penyebaran paham radikalisme serta terorisme.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tahun Anggaran 2026 tersebut diikuti orang tua siswa, guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta unsur komite sekolah.

Pelaksanaannya melibatkan sejumlah satuan pendidikan di Kota Ambon, baik tingkat SMP maupun SMA dan madrasah.

Kasubbag Barang Milik Negara (BMN) BNPT RI, Eldi Bisma Putra Mahendra, S.Sos., hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Ketua FKPT Maluku, Ruslan Afandi, didampingi Sekretaris FKPT Maluku, Firda Bin Yusuf, bersama jajaran pengurus FKPT Maluku turut mengikuti agenda tersebut.

Sejumlah sekolah yang berpartisipasi di antaranya SMA Xaverius Ambon, SMA Muhammadiyah Ambon, SMA Negeri 13 Ambon, MAN 1 Ambon, SMP Negeri 7 Ambon, MTs Negeri Ambon, dan SMP Negeri 2 Kota Ambon.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional Meity Arianty, STP., S.Psi., M.Psi., Psikolog, dari M. Eureka Psychology, serta narasumber daerah Rizka Mulyani Sangadji, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Maluku.

Dalam arahannya, ketua FKPT Maluku, Ruslan Afandi menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta cara pandang anak terhadap kehidupan. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme sejak dini.

Baca Juga :  Kuliah Umum Kapolda Maluku di UKIM: Mahasiswa Harus Cerdas Digital dan Penjaga Harmoni

Menurut Ruslan, perkembangan teknologi informasi dan media sosial menghadirkan tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak. Penyebaran paham intoleran dan radikal tidak selalu berlangsung secara terbuka, tetapi dapat memanfaatkan ruang digital dan kondisi emosional remaja yang sedang mencari jati diri.

“Rumah adalah benteng pertama dan paling utama bagi anak-anak kita. Sebelum mereka mengenal dunia luar, merekalah yang pertama kali menyerap nilai-nilai kasih sayang, keterbukaan, dan kedamaian dari dalam keluarga,” ujar Ruslan dalam sambutannya.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak yang sedang berada dalam fase pencarian identitas membutuhkan perhatian, penerimaan, serta ruang komunikasi yang aman di lingkungan keluarga. Ketika kebutuhan emosional tersebut tidak terpenuhi, mereka berpotensi mencari penerimaan di luar lingkungan keluarga, termasuk dari kelompok yang menyebarkan paham intoleran.

Karena itu, Ruslan menekankan pentingnya membangun hubungan yang terbuka dan penuh empati antara orang tua dan anak. Menurut dia, kemampuan orang tua memahami perubahan perilaku dan emosi anak dapat membantu mendeteksi lebih awal berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi perkembangan psikologis mereka.

Baca Juga :  Diguyur Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpah Rumah di Ambon

“Pendampingan psikologi ini bertujuan memberikan kita panduan praktis untuk peka terhadap perubahan perilaku dan emosi anak sejak dini, membangun komunikasi yang hangat dan empatik, serta menguatkan ketahanan mental keluarga,” katanya.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga membutuhkan penguatan aspek psikologis, pendidikan karakter, dan lingkungan keluarga yang sehat. Dengan demikian, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki daya tahan terhadap pengaruh negatif, mampu berpikir kritis, serta menghargai perbedaan.

Ruslan berharap kegiatan tersebut memberikan pemahaman praktis kepada orang tua, guru BK, dan komite sekolah mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjaga perkembangan anak, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

“Ketika keluarga kita tangguh, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang utuh—generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai kedamaian, dan bangga akan keutuhan bangsa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FKPT Maluku mendorong keluarga dan lingkungan pendidikan untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman bagi anak. Pendekatan psikologis diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk membangun ketahanan individu dan keluarga terhadap pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai toleransi, persatuan, dan kebangsaan.

Pada akhir sambutannya, Ruslan menyampaikan apresiasi kepada BNPT, para narasumber, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia berharap upaya bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga dapat berkontribusi menjaga kerukunan dan kedamaian di Maluku, sekaligus menyiapkan generasi muda yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT